Sudah lebih dari satu dekade sejak diluncurkan, Canon EOS M10 masih sering dicari — terutama oleh pemula yang ingin kamera mirrorless pertama dengan harga terjangkau. Dan tidak heran.
Dengan sensor APS-C 18 MP, layar sentuh yang bisa dilipat untuk selfi, konektivitas WiFi, desain mungil yang ringan, serta harga bekas yang sekarang sudah di bawah Rp3 juta — Canon EOS M10 tetap relevan sebagai kamera belajar yang sangat layak. Tapi apakah masih sepadan dibeli hari ini?

Artikel ini menjawab semua pertanyaan itu secara tuntas — dari spesifikasi, harga, lensa yang kompatibel, hingga perbandingan dengan penerusnya.
Apa Itu Canon EOS M10?
Canon EOS M10 adalah kamera nirpantul (mirrorless) kelas pemula dari Canon yang masuk dalam lini EOS M Series. Dirancang khusus untuk pengguna baru yang ingin naik kelas dari kamera ponsel atau kamera saku tanpa harus membeli kamera dengan antarmuka yang rumit.
Kamera ini memiliki bodi yang sangat kompak, ringan, dan mudah dioperasikan berkat layar sentuh seluas 3 inci. Canon memposisikan M10 sebagai “kamera mirrorless paling ramah pemula” di lini EOS M — lebih sederhana dari M3 yang ditujukan untuk pengguna menengah ke atas.
Canon EOS M10 Tahun Berapa Dirilis?
Canon EOS M10 tahun berapa pertama kali diumumkan? Kamera ini diumumkan resmi pada 13 Oktober 2015 oleh Canon Inc. dan mulai dijual di pasar internasional pada November 2015.
Untuk Indonesia, Canon EOS M10 resmi masuk pada Januari–Februari 2016 melalui distributor resmi Datascrip. Harga peluncurannya di Indonesia saat itu dimulai dari Rp6,2 juta untuk paket bersama lensa kit EF-M 15-45mm IS STM.
Canon EOS M10 Release Date — Sejarah Singkat
Berikut garis waktu singkat Canon EOS M10:
- 13 Oktober 2015 — Pengumuman resmi oleh Canon secara global
- November 2015 — Mulai dijual di Amerika Serikat seharga USD 599 (kit dengan lensa 15-45mm)
- Januari–Februari 2016 — Masuk pasar Indonesia, harga Rp6,2 juta (kit)
- September 2017 — Canon mengumumkan EOS M100 sebagai penerus dan pengganti resmi M10
- 2018 — Canon EOS M10 resmi dihentikan produksinya (discontinue)
Meski sudah tidak diproduksi, stok bekas Canon EOS M10 masih sangat mudah ditemukan di pasar kamera bekas Indonesia karena penjualannya yang sangat luas di masa aktifnya.
Spesifikasi Lengkap Canon EOS M10
Berapa MP Canon EOS M10?
Berapa MP Canon EOS M10? Kamera ini menggunakan sensor APS-C CMOS berresolusi 18 megapiksel. Ukuran sensor APS-C membuatnya jauh lebih besar dari sensor kamera ponsel — menghasilkan kualitas foto yang lebih tajam, lebih kaya detail, dan jauh lebih baik dalam kondisi cahaya rendah.
Resolusi 18 MP sudah lebih dari cukup untuk mencetak foto hingga ukuran A2 (42 x 60 cm) tanpa kehilangan ketajaman. Untuk kebutuhan media sosial, blog, dan dokumentasi perjalanan — resolusi ini sangat memadai.
Prosesor dan Kemampuan Pengolah Gambar
Canon EOS M10 menggunakan prosesor gambar DIGIC 6 — generasi prosesor Canon yang cukup handal untuk kelasnya. Prosesor ini bertanggung jawab atas:
- Kecepatan pemrosesan foto dan video
- Kualitas gambar pada ISO tinggi (pengurangan bintik/noise)
- Kecepatan autofokus
- Efisiensi konsumsi daya baterai
Rentang kepekaan cahaya (ISO) Canon EOS M10:
- ISO asli: 100 – 12.800
- ISO diperluas: hingga 25.600 (kualitas foto menurun di nilai ini)
Untuk kondisi siang hari dan cahaya cukup, hasil foto sangat bersih. Di kondisi minim cahaya (malam hari atau dalam ruangan gelap), ada sedikit bintik pada ISO di atas 3200 — ini wajar untuk kamera di kelas harganya.
Layar dan Desain Bodi
Canon EOS M10 hadir dengan desain bodi yang sangat ringkas:
- Dimensi: 108,2 x 66,6 x 35,1 mm
- Bobot: 301 gram (termasuk baterai dan kartu memori)
- Layar: 3 inci layar sentuh, resolusi 1.040.000 titik, bisa dilipat ke atas hingga 180 derajat untuk selfi
- Warna bodi: Tersedia dalam Hitam, Putih (White), dan Abu-abu
Tidak ada jendela bidik (viewfinder) optis — sepenuhnya mengandalkan layar sentuh untuk komposisi foto. Tidak ada sepatu aksesori (hotshoe) untuk memasang lampu kilat eksternal atau mikrofon eksternal.
Kontrol fisik yang tersedia:
- Tombol rana
- Roda pengatur mode (dial mode)
- Tombol putar belakang
- Tombol menu, info, dan pemutaran
- Semua pengaturan lain dilakukan melalui layar sentuh
Apakah Canon M10 Bisa Video?
Ya, Canon M10 bisa video — dan kualitasnya cukup baik untuk kelasnya. Kemampuan perekaman video Canon EOS M10:
- Full HD 1080p pada 30 atau 24 fps — kualitas cukup baik untuk vlog dan dokumentasi
- HD 720p pada 60 fps — bisa menghasilkan efek gerak lambat ringan saat diedit
- Tidak mendukung 4K — ini keterbatasan utama untuk kebutuhan video masa kini
- Tidak ada soket mikrofon eksternal (3,5mm) — suara hanya dari mikrofon internal kamera
- Penstabil gambar mengandalkan lensa (IS di lensa) — tidak ada penstabil gambar bodi
Meski terbatas di 1080p dan tanpa soket mikrofon, kamera ini tetap layak untuk vlog kasual, dokumentasi perjalanan, dan konten media sosial — terutama jika dipasangkan dengan lensa yang memiliki Image Stabilization (IS).
Fokus Otomatis dan Kecepatan Jepretan
Canon EOS M10 menggunakan teknologi Hybrid CMOS AF II — generasi kedua sistem fokus hybrid Canon. Ini bukan yang tercepat, tapi cukup untuk sebagian besar situasi foto sehari-hari.
Detail sistem fokus otomatis:
- Jumlah titik fokus: 49 titik (kisi 7×7), namun pengguna hanya bisa memilih “Deteksi Wajah” atau “1 Titik”
- Mode fokus: One-Shot (untuk objek diam) dan Servo (untuk pelacakan objek bergerak)
- Kecepatan pengambilan gambar beruntun: 4,6 fps (frame per detik)
- Buffer: hingga 1000 foto JPG atau 7 foto RAW dalam satu sesi pemotretan beruntun
Untuk memotret potret, lanskap, perjalanan, dan street photography, kecepatan fokusnya sudah memadai. Namun untuk subjek yang bergerak cepat (olahraga, satwa liar), sistem Hybrid CMOS AF II ini akan kesulitan.
Canon EOS M10 White — Pilihan Warna yang Populer
Canon EOS M10 White (putih) adalah salah satu varian warna yang paling diminati — terutama di kalangan pengguna perempuan dan mereka yang menginginkan tampilan kamera yang estetik dan bersih.
Varian putih ini memiliki bodi dengan cat putih krem yang elegan, dikombinasikan dengan aksen perak pada beberapa bagian. Tampilannya sangat berbeda dari versi hitam yang terkesan lebih serius dan maskulin.
Di pasar bekas Indonesia, Canon EOS M10 putih (White) justru sering dihargai sedikit lebih tinggi dari versi hitam karena penampilannya yang lebih diminati. Kondisi mulus untuk varian putih juga lebih mudah diverifikasi secara visual karena goresan lebih mudah terlihat pada permukaan berwarna cerah.
Lensa Canon EOS M10 — Apa Saja yang Kompatibel?
Lensa Asli Dudukan EF-M
Canon EOS M10 lenses yang paling ideal adalah lensa dengan dudukan EF-M — dudukan resmi untuk kamera Canon EOS M Series. Berikut pilihan lensa EF-M yang tersedia:
| Nama Lensa | Rentang Fokal | Bukaan Maks | Kegunaan |
|---|---|---|---|
| EF-M 15-45mm IS STM | 15–45mm | f/3.5–6.3 | Lensa kit serbaguna, cocok untuk harian |
| EF-M 22mm STM | 22mm | f/2.0 | Lensa tetap, sangat tajam, cocok untuk potret |
| EF-M 11-22mm IS STM | 11–22mm | f/4–5.6 | Ultrawide, ideal untuk arsitektur dan lanskap |
| EF-M 28mm Macro IS STM | 28mm | f/3.5 | Foto makro, bisa juga untuk potret |
| EF-M 32mm STM | 32mm | f/1.4 | Lensa premium, sangat tajam dan bokeh indah |
| EF-M 55-200mm IS STM | 55–200mm | f/4.5–6.3 | Telefoto, cocok untuk objek jauh |
| EF-M 18-150mm IS STM | 18–150mm | f/3.5–6.3 | Lensa serba bisa untuk perjalanan |
Lensa EF-M 22mm f/2.0 STM sangat direkomendasikan sebagai lensa tambahan pertama untuk Canon EOS M10. Harganya relatif terjangkau di pasar bekas, bukaannya f/2.0 yang sangat cocok untuk foto dalam ruangan dan menghasilkan efek bokeh yang indah.
Memakai Lensa DSLR Canon (EF/EF-S) dengan Adaptor
Canon juga menyediakan Adaptor Dudukan EF-EOS M yang memungkinkan semua lensa DSLR Canon (EF dan EF-S) dipasang di Canon EOS M10. Ini keunggulan besar — kamu bisa memanfaatkan koleksi lensa DSLR Canon yang jauh lebih banyak dan lebih murah.
Beberapa lensa DSLR Canon populer yang bisa digunakan dengan adaptor:
- Canon EF 50mm f/1.8 STM — lensa “nifty fifty” murah tapi sangat tajam
- Canon EF-S 24mm f/2.8 STM — lensa pancake untuk foto jalanan
- Canon EF 85mm f/1.8 USM — klasik untuk foto potret dengan bokeh indah
Catatan penting: Lini lensa EF-M resmi telah dihentikan produksinya oleh Canon seiring beralihnya Canon ke sistem RF. Namun stok lensa EF-M bekas masih sangat banyak tersedia di pasar kamera bekas Indonesia.
Canon EOS M10 vs Canon EOS M100 — Mana yang Lebih Baik?
Canon EOS M100 adalah penerus resmi Canon EOS M10 yang diumumkan September 2017. Berikut perbandingan lengkap keduanya:
| Spesifikasi | Canon EOS M10 | Canon EOS M100 |
|---|---|---|
| Tahun Rilis | 2015 | 2017 |
| Resolusi Sensor | 18 MP APS-C | 24,2 MP APS-C |
| Prosesor Gambar | DIGIC 6 | DIGIC 7 |
| ISO Asli | 100–12.800 | 100–25.600 |
| Sistem Fokus Otomatis | Hybrid CMOS AF II | Dual Pixel CMOS AF |
| Kecepatan Jepretan Beruntun | 4,6 fps | 6,1 fps |
| Layar | 3 inci sentuh, 180° | 3 inci sentuh, 180° |
| Video Maksimal | 1080p@30fps | 1080p@60fps |
| Penstabil Gambar | Di lensa | Di lensa |
| Konektivitas | WiFi, NFC | WiFi, Bluetooth, NFC |
| Tanpa Jendela Bidik | Ya | Ya |
| Tanpa Hotshoe | Ya | Ya |
| Bobot | 301 gram | 302 gram |
| Harga Bekas (2025) | Rp1,7 juta – Rp3,5 juta | Rp2,5 juta – Rp4,5 juta |
Kesimpulan: Canon EOS M100 unggul di hampir semua aspek teknis — sensor lebih tinggi, fokus otomatis lebih cepat (Dual Pixel), ISO lebih luas, dan tambahan Bluetooth. Namun selisih harga bekasnya sekitar Rp500.000–Rp1 juta. Jika anggaran memungkinkan, pilih M100. Jika benar-benar ingin menghemat, M10 tetap layak untuk belajar.
Canon EOS M10 Mark II — Apakah Ada?
Banyak yang bertanya soal Canon EOS M10 Mark II. Jawabannya adalah: tidak ada. Canon tidak pernah merilis versi Mark II dari kamera ini.
Canon memilih untuk menggantinya dengan model baru yang sepenuhnya berbeda — yaitu Canon EOS M100 (2017). Setelah itu, Canon terus melanjutkan lini M Series dengan EOS M200, M50 Mark II, dan akhirnya beralih sepenuhnya ke sistem Canon EOS R (dudukan RF) yang merupakan masa depan kamera mirrorless Canon.
Jika kamu mencari kamera mirrorless Canon yang lebih modern, pertimbangkan Canon EOS R50 atau Canon EOS R10 — keduanya adalah pengganti spiritual dari seluruh lini EOS M dengan sistem yang lebih baru dan masa depan yang lebih panjang.
Berapa Harga Kamera Canon M10?
Harga Baru Saat Rilis
Berapa harga kamera Canon M10 saat pertama kali dijual? Harga resmi peluncuran Canon EOS M10 di Indonesia pada awal 2016:
- Paket Kit (body + lensa EF-M 15-45mm IS STM): Rp6.200.000 – Rp7.000.000
- Body Only: sekitar Rp5.000.000 – Rp5.500.000
Di Amerika Serikat, kamera ini diluncurkan dengan harga USD 599 untuk paket kit — menjadikannya salah satu kamera mirrorless APS-C paling terjangkau saat itu.
Harga Bekas Canon EOS M10 Saat Ini
Karena sudah tidak diproduksi, Canon EOS M10 kini hanya tersedia di pasar kamera bekas. Berdasarkan data pasar per 2025–2026:
| Kondisi | Konfigurasi | Kisaran Harga |
|---|---|---|
| Bekas Mulus (95%+) | Body Only | Rp2.000.000 – Rp3.000.000 |
| Bekas Mulus (95%+) | Kit (+ lensa 15-45mm) | Rp2.800.000 – Rp4.000.000 |
| Bekas Normal (85–90%) | Body Only | Rp1.500.000 – Rp2.000.000 |
| Bekas Normal (85–90%) | Kit | Rp2.000.000 – Rp2.800.000 |
| Bekas Murah (ada cacat minor) | Body Only | Rp1.200.000 – Rp1.700.000 |
Canon EOS M10 price di pasar daring Indonesia bisa ditemukan di Shopee, Tokopedia, dan OLX. Harga tertinggi biasanya untuk unit Putih mulus dengan kelengkapan boks asli.
Tips: Harga bisa sangat bervariasi antar penjual. Selalu bandingkan dari minimal 3–5 penjual sebelum memutuskan beli.
Kelebihan dan Kekurangan Canon EOS M10
Kelebihan
- ✅ Harga bekas sangat terjangkau — mulai Rp1,5 juta, kamera mirrorless APS-C terjangkau
- ✅ Sensor APS-C 18 MP — kualitas foto jauh di atas kamera ponsel
- ✅ Layar sentuh 180 derajat — memudahkan foto selfi dan vlog
- ✅ Desain sangat ringkas dan ringan — 301 gram, mudah dibawa ke mana saja
- ✅ Koneksi WiFi bawaan — transfer foto ke ponsel lebih praktis
- ✅ Kompatibel dengan lensa EF-M dan EF/EF-S (via adaptor) — pilihan lensa sangat beragam
- ✅ Antarmuka ramah pemula — layar sentuh memudahkan pengoperasian
- ✅ Tersedia dalam warna Putih — pilihan estetik yang disukai banyak pengguna
Kekurangan
- ❌ Tidak ada jendela bidik — menyulitkan di kondisi cahaya terik
- ❌ Tidak ada hotshoe — tidak bisa pasang mikrofon atau lampu kilat eksternal
- ❌ Video hanya 1080p@30fps — tidak ada 4K, tertinggal dari standar masa kini
- ❌ Tidak ada soket mikrofon eksternal 3,5mm — suara video terbatas pada mikrofon bawaan
- ❌ Fokus otomatis sudah ketinggalan — Hybrid CMOS AF II lebih lambat dari Dual Pixel AF
- ❌ Lensa EF-M sudah discontinue — pasokan lensa baru makin terbatas
- ❌ Sistem EOS M sudah tidak dikembangkan — tidak ada masa depan jangka panjang
- ❌ Tidak ada penstabil gambar bodi — harus bergantung pada lensa ber-IS
Ulasan Canon EOS M10 — Cocok untuk Siapa?
Review Canon EOS M10 secara umum sangat positif untuk kelas dan harganya. Ulasan dari berbagai media dan komunitas fotografi Indonesia konsisten menyebutkan bahwa kamera ini sangat ideal sebagai kamera belajar pertama.
Beberapa poin yang paling sering dipuji:
- Kemudahan pengoperasian — siapapun bisa langsung pakai tanpa baca manual
- Kualitas foto siang hari yang sangat memuaskan untuk kelas harganya
- Ukuran yang sangat kompak — tidak merepotkan saat dibawa bepergian
- Hasil foto bokeh saat menggunakan lensa fix f/2.0 atau lebih besar
Canon EOS M10 sangat cocok untuk:
- Pemula fotografi yang ingin belajar dan naik kelas dari kamera ponsel
- Pelajar dan mahasiswa dengan anggaran terbatas
- Traveler kasual yang butuh kamera kompak berkualitas
- Kreator konten pemula untuk vlog dan foto media sosial
- Mereka yang ingin kamera cantik — terutama varian Putih
Kurang cocok untuk:
- Videografer yang butuh 4K atau rekaman suara berkualitas
- Fotografer olahraga atau satwa liar yang butuh fokus cepat dan jepretan beruntun tinggi
- Mereka yang serius dalam fotografi jangka panjang dan tidak ingin ganti sistem
Tips Membeli Canon EOS M10 Bekas
Jika kamu tertarik membeli Canon EOS M10 bekas, perhatikan hal-hal berikut:
- Cek jumlah jepretan (shutter count) — idealnya di bawah 10.000 jepretan untuk kondisi sangat baik. Kamera bisa diuji dengan situs online penghitung shutter count dari foto yang dikirim.
- Periksa sensor dari debu dan jamur — minta penjual foto hasil jepretan langit polos atau bidang terang untuk cek bercak.
- Uji layar sentuh — pastikan semua sudut layar merespons sentuhan dengan baik.
- Cek engsel layar — pastikan engsel poros layar 180 derajat masih kuat dan tidak longgar.
- Periksa kondisi dudukan lensa — pastikan tidak ada goresan dalam atau karat pada pin kontak.
- Minta rekam video singkat — untuk memastikan fungsi video dan mikrofon bawaan berfungsi.
- Utamakan penjual dengan rating tinggi di Shopee/Tokopedia atau beli dari toko kamera bekas terpercaya.
- Tanyakan kelengkapan — boks asli, buku panduan, tali kamera, tutup bodi, dan charger asli.
Perbandingan Canon EOS M Series Lengkap
| Model | Tahun | Resolusi | Prosesor | Fokus Otomatis | Harga Bekas |
|---|---|---|---|---|---|
| EOS M10 | 2015 | 18 MP | DIGIC 6 | Hybrid CMOS AF II | Rp1,5–3,5 jt |
| EOS M100 | 2017 | 24,2 MP | DIGIC 7 | Dual Pixel CMOS AF | Rp2,5–4,5 jt |
| EOS M200 | 2019 | 24,1 MP | DIGIC 8 | Dual Pixel CMOS AF | Rp3–5 jt |
| EOS M50 | 2018 | 24,1 MP | DIGIC 8 | Dual Pixel CMOS AF | Rp4–6 jt |
| EOS M50 Mark II | 2020 | 24,1 MP | DIGIC 8 | Dual Pixel CMOS AF | Rp5–8 jt |
| EOS M6 Mark II | 2019 | 32,5 MP | DIGIC 8 | Dual Pixel CMOS AF | Rp7–10 jt |
Dari tabel ini terlihat jelas bahwa Canon EOS M10 adalah titik masuk paling terjangkau ke ekosistem Canon EOS M. Jika anggaran lebih, EOS M100 atau M200 memberikan peningkatan yang signifikan terutama di fokus otomatis Dual Pixel yang jauh lebih cepat.
Rangkuman Entitas Penting Seputar Topik Ini
- APS-C CMOS — jenis sensor gambar berukuran lebih besar dari sensor kamera ponsel
- DIGIC 6 — prosesor gambar generasi keenam Canon untuk pengolahan foto dan video
- EF-M Mount — sistem dudukan lensa khusus untuk kamera mirrorless Canon EOS M Series
- Hybrid CMOS AF II — teknologi fokus otomatis generasi kedua Canon pada sistem M series
- Dual Pixel CMOS AF — teknologi fokus Canon yang lebih canggih, digunakan di M100 ke atas
- Image Stabilization (IS) — teknologi penstabil gambar yang pada M10 sepenuhnya ada di lensa
- Canon EOS M Series — lini kamera mirrorless Canon dengan dudukan EF-M (2012–2022)
- Canon EOS R Series — lini kamera mirrorless terbaru Canon yang menggantikan EOS M
- Datascrip — distributor resmi Canon di Indonesia
- Canon EOS M100 — penerus resmi dan pengganti Canon EOS M10
- Full HD (1080p) — standar resolusi video yang didukung Canon EOS M10
- Hotshoe — rel aksesori di atas kamera untuk memasang lampu kilat atau mikrofon
- NFC (Komunikasi Jarak Dekat) — teknologi transfer data nirkabel jarak pendek
- Buffer — memori sementara kamera untuk menyimpan foto saat pemotretan beruntun
- Shutter Count — penghitung jumlah jepretan yang telah dilakukan kamera, indikator kondisi bekas
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
1. Canon EOS M10 tahun berapa diluncurkan?
Canon EOS M10 diumumkan pada 13 Oktober 2015 dan mulai dijual di pasar internasional pada November 2015. Di Indonesia, kamera ini resmi diluncurkan pada Januari–Februari 2016 melalui distributor Datascrip.
2. Berapa MP Canon EOS M10?
Canon EOS M10 menggunakan sensor APS-C CMOS 18 megapiksel dengan prosesor DIGIC 6. Resolusi ini cukup untuk cetakan besar dan sangat memadai untuk kebutuhan digital dan media sosial.
3. Apakah Canon M10 bisa video?
Ya, Canon M10 bisa merekam video Full HD 1080p pada 30 fps atau 24 fps, serta 720p pada 60 fps. Namun tidak mendukung 4K dan tidak memiliki soket mikrofon eksternal.
4. Berapa harga kamera Canon M10 saat ini?
Di pasar bekas Indonesia (2025–2026), harga Canon EOS M10 berkisar antara Rp1.200.000 hingga Rp4.000.000 tergantung kondisi dan kelengkapan. Unit mulus dengan lensa kit bisa mencapai Rp3,5–4 juta.
5. Apakah ada Canon EOS M10 Mark II?
Tidak ada Canon EOS M10 Mark II. Canon langsung menggantikannya dengan Canon EOS M100 yang dirilis pada September 2017 dengan spesifikasi yang jauh lebih baik.
6. Apa bedanya Canon EOS M10 dan Canon EOS M100?
Perbedaan utama: M100 menggunakan sensor 24,2 MP (vs 18 MP), prosesor DIGIC 7 (vs DIGIC 6), fokus otomatis Dual Pixel yang jauh lebih cepat (vs Hybrid CMOS AF II), dan tambahan Bluetooth. M10 lebih murah di pasar bekas.
7. Lensa apa yang cocok untuk Canon EOS M10?
Lensa terbaik untuk M10 adalah lensa dudukan EF-M seperti EF-M 22mm f/2.0 STM untuk potret dan EF-M 15-45mm IS STM sebagai lensa serbaguna. Dengan adaptor EF-EOS M, semua lensa DSLR Canon (EF/EF-S) juga bisa digunakan.
Interogator Blog teknologi gadget canggih terbaru

