Dunia stasiun kerja mobile terus berkembang dengan tuntutan profesional yang semakin kompleks. Laptop Dell Precision 5690 hadir sebagai jawaban untuk kebutuhan para profesional yang memerlukan performa tinggi dalam paket yang ringkas dan portabel. Diluncurkan pada Maret 2024, laptop stasiun kerja 16 inci ini mengombinasikan prosesor Intel generasi terbaru dengan kartu grafis NVIDIA RTX Ada Generation dalam desain tipis yang menantang batas fisika.

Dell mengklaim Precision 5690 sebagai stasiun kerja 16 inci dengan jejak terkecil yang dilengkapi optimisasi kecerdasan buatan. Dengan bobot mulai dari 2,17 kg dan ketebalan hanya sekitar 20-22 mm, laptop ini menawarkan portabilitas luar biasa tanpa mengorbankan kemampuan komputasi profesional. Mari kita telusuri secara mendalam apa yang membuat Dell Precision 5690 menjadi pilihan menarik untuk para profesional kreatif, insinyur, dan arsitek di tahun 2026.
Mengenal Dell Precision 5690
Peluncuran dan Kehadiran di Pasar:
Dell Precision 5690 diumumkan pada acara Mobile World Congress 2024 di bulan Februari dan mulai tersedia di pasaran pada 12 Maret 2024. Peluncuran ini merupakan bagian dari pembaruan besar jajaran Precision yang mencakup model 5490 berukuran 14 inci dan beberapa model seri 3000.
Laptop ini hadir sebagai penerus langsung dari Precision 5680 yang diluncurkan tahun 2023 dengan prosesor Intel generasi ke-13. Perbedaan utama terletak pada adopsi arsitektur Intel Meteor Lake yang membawa peningkatan efisiensi energi dan kemampuan kecerdasan buatan terintegrasi.
Di tahun 2026, Dell Precision 5690 masih menjadi pilihan relevan untuk profesional yang mencari stasiun kerja mobile. Meski telah berusia hampir dua tahun, spesifikasi dan performa yang ditawarkan masih sangat kompetitif untuk berbagai beban kerja profesional dari desain grafis hingga analisis data.
Posisi dalam Jajaran Precision:
Dalam ekosistem Dell Precision, model 5690 berada di segmen menengah-atas. Di atasnya ada seri 7000 yang menawarkan performa maksimal dengan desain yang lebih tebal dan opsi hardware lebih ekstrem. Di bawahnya ada seri 3000 yang lebih terjangkau dengan kompromi pada material dan spesifikasi.
Precision 5690 menawarkan sweet spot antara performa, portabilitas, dan harga. Ini adalah pilihan ideal untuk profesional yang sering mobile namun tetap membutuhkan daya komputasi tingkat tinggi. Desain premium dengan bahan aluminium dan magnesium memberikan kesan profesional yang cocok untuk meeting dengan klien.
Target Pengguna dan Keunggulan Utama:
Dell merancang Precision 5690 untuk segmen profesional yang luas:
Desainer Grafis dan Animator: Kartu grafis NVIDIA RTX Ada Generation dengan dukungan ray tracing dan tensor core memungkinkan rendering cepat dan preview real-time untuk proyek kompleks. Layar dengan akurasi warna tinggi memastikan hasil akhir sesuai ekspektasi.
Arsitek dan Insinyur: Software CAD seperti AutoCAD, Revit, SolidWorks, dan CATIA berjalan mulus dengan kombinasi prosesor berinti banyak dan GPU profesional. Sertifikasi ISV memastikan kompatibilitas dan stabilitas optimal.
Editor Video: Codec modern dan akselerasi hardware untuk H.264, H.265, dan AV1 membuat timeline editing responsif bahkan untuk footage 4K atau 8K. Memori besar hingga 64GB menampung proyek kompleks tanpa lag.
Ilmuwan Data dan Analis: Prosesor dengan NPU terintegrasi mempercepat inferensi model pembelajaran mesin. RAM besar dan penyimpanan cepat menangani dataset besar dengan efisien.
Fotografer Profesional: Layar OLED opsional dengan cakupan warna luas dan akurasi tinggi ideal untuk editing foto profesional. Port Thunderbolt 4 memungkinkan transfer cepat dari kartu memori atau hard drive eksternal.
Keunggulan utama Dell Precision 5690 adalah kombinasi unik antara performa stasiun kerja dalam form factor yang ringkas. Kompetitor biasanya harus memilih antara performa atau portabilitas, namun Dell berhasil menghadirkan keduanya.
Dell Precision 5690 Spec Sheet – Spesifikasi Lengkap
Dell Precision 5690 spec sheet menunjukkan laptop ini dikemas dengan teknologi terkini:
Prosesor dan Performa
Dell Precision 5690 menawarkan pilihan prosesor Intel Core Ultra generasi Meteor Lake dengan teknologi Intel vPro untuk manajemen TI tingkat enterprise:
Intel Core Ultra 5 135H: Prosesor entry-level dengan 14 inti (4 Performance + 8 Efficient + 2 Low Power Efficient). Kecepatan turbo maksimal mencapai 4,6 GHz. TDP 45W dengan kemampuan boost hingga 115W. Cocok untuk beban kerja ringan hingga menengah dengan harga lebih terjangkau.
Intel Core Ultra 7 155H: Prosesor mid-range dengan 16 inti (6P + 8E + 2LP-E). Turbo maksimal 4,8 GHz. Keseimbangan baik antara performa dan efisiensi untuk mayoritas pengguna profesional. Ini adalah pilihan paling populer.
Intel Core Ultra 7 165H: Versi sedikit lebih cepat dari 155H dengan clock speed lebih tinggi. Perbedaan performa sekitar 5-8% dalam aplikasi tertentu. Cocok untuk yang butuh sedikit tambahan power.
Intel Core Ultra 9 185H: Prosesor flagship dengan 16 inti dan clock turbo hingga 5,1 GHz. Performa tertinggi dalam jajaran untuk beban kerja paling demanding. Harga premium dibanding opsi lain.
Semua prosesor dilengkapi dengan:
-
NPU (Neural Processing Unit): Unit pemrosesan kecerdasan buatan terintegrasi untuk akselerasi inferensi model AI dan fitur seperti pembatalan noise, blur latar belakang, dan pengenalan wajah
-
Intel Iris Xe Graphics: GPU terintegrasi dengan performa cukup untuk pekerjaan ringan tanpa kartu grafis diskrit
-
Dukungan memori LPDDR5x: Bandwidth tinggi hingga 7467 MT/s untuk transfer data super cepat
-
Teknologi Thread Director: Manajemen cerdas distribusi beban kerja ke inti yang tepat untuk efisiensi maksimal
Arsitektur Meteor Lake menggunakan desain chiplet modular berbeda dari generasi sebelumnya. Ini memungkinkan efisiensi lebih baik dengan pemisahan compute tile, SoC tile, IO tile, dan GPU tile yang diproduksi dengan node proses berbeda.
Performa single-core dari prosesor Core Ultra sangat baik untuk aplikasi yang bergantung pada kecepatan clock tinggi. Performa multi-core dengan 16 inti memberikan throughput luar biasa untuk rendering, kompilasi, atau kompresi video.
Kartu Grafis Profesional
Dell Precision 5690 menawarkan berbagai pilihan grafis dari grafis terintegrasi hingga GPU profesional NVIDIA RTX Ada Generation:
Intel Iris Xe Graphics (Terintegrasi): Tersedia di semua konfigurasi sebagai grafis terintegrasi. Cukup untuk pekerjaan produktivitas umum, browsing, dan aplikasi 2D. Hemat daya untuk daya tahan baterai maksimal saat mobile.
NVIDIA RTX 500 Ada Generation: GPU entry-level profesional dengan 4GB GDDR6. Cocok untuk aplikasi CAD 2D/3D ringan, editing foto, dan beban kerja grafis menengah. Konsumsi daya rendah memperpanjang baterai.
NVIDIA RTX 1000 Ada Generation: Mid-range GPU dengan 6GB GDDR6. Performa solid untuk mayoritas aplikasi desain profesional. Mendukung ray tracing dan DLSS untuk aplikasi yang compatible.
NVIDIA RTX 2000 Ada Generation: GPU dengan 8GB GDDR6 yang menjadi pilihan populer. TGP (Total Graphics Power) sekitar 90W memberikan performa ekselen untuk rendering kompleks, simulasi, dan visualisasi.
NVIDIA RTX 3000 Ada Generation: High-end GPU dengan 8GB GDDR6 dan bandwidth lebih tinggi. Untuk profesional dengan beban kerja sangat demanding yang butuh kecepatan rendering maksimal.
NVIDIA RTX 4000 Ada Generation: GPU profesional dengan 12GB GDDR6. Memori besar menangani dataset dan model 3D kompleks. Performa mendekati desktop workstation dalam form factor laptop.
NVIDIA RTX 5000 Ada Generation: Flagship GPU dengan 16GB GDDR6. Performa tertinggi untuk rendering, simulasi fisika kompleks, pembelajaran mesin, dan visualisasi dataset besar. Harga premium sesuai dengan kemampuan luar biasa.
Semua GPU NVIDIA RTX Ada Generation dilengkapi dengan:
-
CUDA Cores: Ribuan core untuk komputasi paralel
-
Tensor Cores: Akselerasi pembelajaran mesin dan inferensi AI
-
RT Cores: Ray tracing hardware-accelerated untuk lighting dan bayangan realistis
-
Dukungan DLSS 3: Teknologi upscaling berbasis AI untuk performa lebih tinggi
-
Encoder/Decoder AV1: Kompresi video efisien untuk format modern
-
Sertifikasi ISV: Dioptimalkan dan disertifikasi untuk aplikasi profesional seperti AutoCAD, SolidWorks, Adobe Creative Cloud, Autodesk 3ds Max, dan lainnya
Performa grafis bergantung pada TGP yang dialokasikan. Dalam chassis tipis Precision 5690, thermal management membatasi TGP namun Dell mengoptimalkan cooling untuk mempertahankan performa stabil. Dalam pengujian, RTX 2000 Ada mampu mempertahankan TGP sekitar 90W yang sangat baik untuk laptop sekelasnya.
Memori dan Penyimpanan
Memori RAM:
Dell Precision 5690 menggunakan memori LPDDR5x yang disolder langsung ke motherboard. Ini memberikan kecepatan sangat tinggi namun mengorbankan kemampuan upgrade di masa depan.
Kecepatan: 7467 MT/s (MegaTransfers per second) – bandwidth sangat tinggi untuk transfer data cepat
Konfigurasi: Dual-channel untuk bandwidth maksimal
Pilihan Kapasitas:
-
16GB – Konfigurasi minimum, cukup untuk pekerjaan ringan
-
32GB – Rekomendasi untuk mayoritas profesional
-
64GB – Maximum untuk beban kerja sangat demanding seperti rendering besar atau analisis data
Karena memori tidak bisa di-upgrade, sangat penting memilih kapasitas yang tepat saat pembelian awal. Untuk investasi jangka panjang, ambil kapasitas maksimal yang budget izinkan.
Penyimpanan:
Precision 5690 menyediakan slot M.2 2280 untuk SSD dengan antarmuka PCIe Gen 4:
Pilihan Kapasitas:
-
256GB – Minimum, hanya untuk budget ketat
-
512GB – Entry-level, cukup untuk file sistem dan aplikasi
-
1TB – Rekomendasi untuk mayoritas pengguna
-
2TB – Untuk yang menyimpan banyak file proyek
-
4TB – Maximum untuk perpustakaan file besar
Kelas Performa:
-
Class 35: 3500 MB/s read, 3000 MB/s write
-
Class 40: 4000 MB/s read, 3500 MB/s write
-
Class 50: 5000+ MB/s read, 4500+ MB/s write
Dell biasanya menggunakan SSD dari Samsung, SK Hynix, atau Micron dengan kualitas tinggi. Dalam pengujian, Samsung PM9F1 yang digunakan menunjukkan performa excellent dengan kecepatan baca/tulis tinggi dan thermal management baik.
Dual M.2 Slot: Precision 5690 memiliki 2 slot M.2 yang memungkinkan konfigurasi RAID 0 untuk kecepatan maksimal atau RAID 1 untuk redundansi data. Alternatifnya, gunakan satu slot untuk sistem operasi dan aplikasi, slot kedua untuk penyimpanan file proyek.
Keunggulan SSD PCIe Gen 4 adalah loading aplikasi instan, transfer file besar dalam hitungan detik, dan responsivitas sistem yang superior. Ini sangat penting saat bekerja dengan file proyek besar seperti video 4K atau model 3D kompleks.
Layar dan Pilihan Panel
Dell Precision 5690 menggunakan layar 16 inci dengan rasio aspek 16:10 yang memberikan ruang vertikal lebih banyak dibanding tradisional 16:9:
Opsi Layar FHD+ IPS Non-Sentuh:
-
Resolusi: 1920 x 1200 piksel (Full HD+)
-
Teknologi: Panel IPS dengan viewing angle lebar
-
Kecerahan: 300 nits – cukup terang untuk indoor
-
Cakupan Warna: 100% sRGB
-
Refresh Rate: 60Hz
-
Anti-Glare: Ya, mengurangi pantulan cahaya
-
Sentuh: Tidak
Panel FHD+ adalah pilihan hemat daya yang masih memberikan ketajaman cukup baik. Resolusi 1920×1200 menghasilkan pixel density sekitar 141 PPI yang reasonably sharp untuk layar 16 inci. Cocok untuk yang prioritaskan daya tahan baterai dan harga lebih murah.
Opsi Layar UHD+ OLED Sentuh:
-
Resolusi: 3840 x 2400 piksel (Ultra HD+)
-
Teknologi: OLED dengan self-emitting pixel
-
Kecerahan: 400 nits typical, 500 nits peak untuk HDR
-
Kontras: Infinite – black sempurna dengan pixel off
-
Cakupan Warna: 100% DCI-P3, mendekati Adobe RGB
-
Akurasi Warna: Delta E < 2 dari pabrik
-
Refresh Rate: 60Hz
-
Response Time: <1ms untuk motion clarity
-
HDR: Dukungan HDR400 certified
-
Sentuh: Ya, 10-point multi-touch
-
Anti-Reflective: Coating untuk mengurangi glare
Panel OLED adalah pilihan premium untuk profesional kreatif yang membutuhkan akurasi warna tinggi. Keunggulan OLED meliputi:
-
Warna hitam absolut tanpa backlight bleed
-
Kontras infinite untuk dynamic range luar biasa
-
Warna vibrant dan saturasi tinggi
-
Viewing angle sempurna dari segala sudut
-
Response time cepat tanpa ghosting
Kelemahannya adalah konsumsi daya lebih tinggi pada konten terang, risiko burn-in jika menampilkan elemen statis terlalu lama, dan harga signifikan lebih mahal.
Fitur Layar Tambahan:
-
ComfortView Plus: Teknologi reduksi cahaya biru hardware-based yang melindungi mata tanpa mengubah akurasi warna
-
Sensor Cahaya Ambient: Otomatis menyesuaikan kecerahan layar sesuai kondisi pencahayaan sekitar
-
Low Blue Light Certification: Sertifikasi TÜV Rheinland untuk emisi cahaya biru rendah
-
Bezel Tipis: Bezel sangat tipis di tiga sisi memberikan screen-to-body ratio tinggi dan tampilan immersive
Untuk profesional fotografi dan desain grafis, panel OLED dengan cakupan DCI-P3 100% adalah investasi worthwhile. Untuk engineer atau programmer yang lebih banyak bekerja dengan teks dan grafik 2D, panel FHD+ sudah sangat adequate dengan bonus daya tahan baterai lebih lama.
Seberapa Tebal Dell Precision 5690 – Dimensi dan Berat
Seberapa tebal Dell Precision 5690? Pertanyaan penting karena portabilitas adalah salah satu selling point utama laptop ini.
Dimensi Fisik:
-
Ketebalan Depan: 20,5 mm (0,80 inci) tanpa kaki karet, 26,17 mm dengan kaki karet
-
Ketebalan Belakang: 22,17 mm (0,87 inci) tanpa kaki karet, 26,17 mm dengan kaki karet
-
Lebar: 353,68 mm (13,92 inci)
-
Kedalaman: 240,33 mm (9,46 inci)
Desain chassis menggunakan taper wedge dimana bagian depan lebih tipis dari belakang. Ini memberikan kesan visual lebih tipis dan memudahkan membuka lid. Bagian belakang yang sedikit lebih tebal menampung hinge dan sistem pendingin.
Ketebalan 20-22 mm sangat impressive untuk stasiun kerja 16 inci dengan GPU diskrit hingga RTX 5000 Ada. Sebagai perbandingan, stasiun kerja tradisional dengan spek similar biasanya berkisar 25-35 mm. Dell berhasil mencapai form factor compact melalui engineering presisi dan komponen miniatur.
Berat:
-
Berat Minimum: 2,17 kg (4,8 lbs) untuk konfigurasi paling ringan dengan GPU terintegrasi dan layar FHD+
-
Berat Maximum: Sekitar 2,4-2,5 kg untuk konfigurasi tertinggi dengan RTX 5000 Ada, layar OLED, dan baterai besar
Bobot di bawah 2,5 kg untuk laptop 16 inci dengan kemampuan stasiun kerja profesional adalah pencapaian remarkable. Ini membuat Precision 5690 sangat portable untuk dibawa traveling atau commute harian. Bisa masuk tas laptop standar tanpa menambah beban signifikan.
Material dan Konstruksi:
Chassis menggunakan kombinasi aluminium dan magnesium alloy untuk keseimbangan optimal antara kekuatan, kekakuan, dan berat. Bagian lid menggunakan aluminium dengan finishing anodized yang tahan gores. Bagian bottom cover magnesium alloy yang lebih ringan namun tetap kuat.
Konstruksi unibody dengan presisi CNC machining memberikan toleransi ketat antar komponen. Tidak ada creaking atau flex berlebihan saat ditekan. Hinge dirancang untuk membuka smooth dengan satu tangan namun tetap kokoh menahan layar di posisi apapun.
Perbandingan Portabilitas:
Dibanding kompetitor, Dell Precision 5690 unggul dalam portabilitas:
-
HP ZBook Studio G11: 1,73 kg tapi dengan GPU dan layar lebih limited
-
Lenovo ThinkPad P1 Gen 7: 2,0 kg dengan spek comparable
-
MSI Prestige 16 AI: 2,0 kg namun lebih fokus kreator dibanding workstation
-
Apple MacBook Pro 16 M3 Max: 2,15 kg – comparable tapi ekosistem berbeda
Dell Precision 5690 adalah salah satu yang paling compact dan ringan dalam kategori stasiun kerja mobile 16 inci dengan GPU profesional high-end.
Apakah Dell Precision 5690 Memiliki Thunderbolt – Port dan Konektivitas
Apakah Dell Precision 5690 memiliki Thunderbolt? Ya, Dell Precision 5690 dilengkapi dengan 2 port Thunderbolt 4 yang memberikan konektivitas super cepat dan versatile.
Port Thunderbolt 4 (2x):
-
Lokasi: Sisi kiri laptop
-
Kecepatan Transfer: Hingga 40 Gbps bidirectional
-
Daya: USB Power Delivery hingga 100W untuk charging laptop
-
Video: DisplayPort 1.4a untuk output video hingga resolusi 8K 60Hz atau dual 4K 60Hz
-
Data: Transfer file super cepat, backup, dan akses storage eksternal
-
Daisy Chain: Bisa menghubungkan hingga 6 perangkat dalam satu chain
-
Kompatibilitas: Backward compatible dengan USB4, USB 3.2, USB 2.0, dan Thunderbolt 3
-
Fitur Lain: Mendukung eGPU (external GPU) dan docking station
Thunderbolt 4 adalah standar paling advanced untuk konektivitas laptop. Dengan bandwidth 40 Gbps, Anda bisa:
-
Transfer file 40GB dalam kurang dari 10 detik
-
Menghubungkan monitor 8K atau hingga 4 monitor 4K simultaneously
-
Menggunakan external GPU untuk boost performa grafis di meja
-
Charging laptop dengan power brick compact Thunderbolt 4
-
Satu kabel ke docking station untuk expand ke banyak peripheral
Port USB-C 3.2 Gen 2 dengan DisplayPort Alt Mode (1x):
-
Lokasi: Sisi kanan laptop
-
Kecepatan: 10 Gbps
-
Video: DisplayPort Alt Mode untuk output video
-
Daya: Tidak untuk charging laptop, tapi bisa charge perangkat lain
-
Kegunaan: Alternatif untuk monitor ketiga atau peripheral USB-C
Total ada 3 port USB-C yang memberikan flexibility maksimal. Namun perlu dicatat hanya 2 port Thunderbolt 4 di sisi kiri yang fully featured. Port USB-C 3.2 di kanan tidak bisa untuk charging laptop atau kecepatan Thunderbolt.
Port USB-A 3.2 Gen 1 (1x):
-
Lokasi: Sisi kanan
-
Kecepatan: 5 Gbps
-
Kegunaan: Peripheral lama yang masih USB-A seperti mouse, keyboard, USB drive
Keberadaan port USB-A legacy appreciated karena banyak perangkat profesional masih menggunakan konektor ini. Tidak perlu dongle untuk mouse atau USB drive lama.
HDMI 2.1 (1x):
-
Lokasi: Sisi kanan
-
Resolusi: Hingga 4K 120Hz atau 8K 60Hz
-
HDR: Dukungan HDR penuh untuk display compatible
-
Audio: Audio multi-channel untuk home theater
-
Kegunaan: Koneksi mudah ke projector, TV, atau monitor dengan HDMI
Port HDMI 2.1 memudahkan presentasi atau extend display tanpa butuh adapter. Bandwidth tinggi mendukung refresh rate 120Hz untuk monitor gaming atau VR.
Headphone/Microphone Combo Jack (1x):
-
Lokasi: Sisi kanan
-
Tipe: 3,5mm TRRS 4-pole
-
Audio: Output stereo dan input mic dalam satu jack
-
Kegunaan: Headset atau earphone dengan mic untuk call
Meski banyak laptop modern menghilangkan jack audio, Dell mempertahankannya karena banyak profesional masih menggunakan headphone berkabel untuk audio monitoring kualitas tinggi tanpa latency Bluetooth.
MicroSD Card Reader (1x):
-
Lokasi: Sisi depan
-
Format: MicroSD, MicroSDHC, MicroSDXC
-
Kecepatan: UHS-II untuk transfer cepat
-
Kegunaan: Transfer foto/video dari kamera atau drone
Perlu dicatat ini adalah microSD bukan full-size SD card. Fotografer yang menggunakan kamera dengan SD card fullsize perlu adapter atau card reader eksternal.
Kensington Lock Slot:
-
Lokasi: Sisi kanan
-
Kegunaan: Physical security untuk mengunci laptop di meja atau lokasi publik
-
Penting: Untuk environment kantor atau saat traveling
Konektivitas Nirkabel:
Intel Wi-Fi 7 BE200:
-
Standar: 802.11be (Wi-Fi 7) terbaru
-
Konfigurasi: 2×2 MU-MIMO
-
Kecepatan: Hingga 5,8 Gbps theoretical
-
Frekuensi: Dual-band 2,4 GHz dan 5 GHz, tri-band dengan 6 GHz jika router support
-
Fitur: MU-MIMO untuk koneksi multiple device, OFDMA untuk efisiensi, Target Wake Time untuk hemat daya
-
Keunggulan: Latency ultra-low untuk video call dan cloud computing, throughput sangat tinggi untuk transfer file besar
Wi-Fi 7 adalah standar terbaru dengan peningkatan signifikan dari Wi-Fi 6E. Meski router Wi-Fi 7 masih jarang, chip BE200 backward compatible dengan Wi-Fi 6/6E/5 sehingga tetap memberikan performa terbaik di jaringan existing.
Bluetooth 5.4:
-
Versi: Bluetooth 5.4 terbaru
-
Jangkauan: Hingga 240 meter line-of-sight
-
Kecepatan: 2 Mbps
-
Fitur: LE Audio untuk efisiensi daya, Auracast untuk broadcast audio, koneksi multi-device
-
Kegunaan: Mouse, keyboard, headphone, speaker, smartphone, smartwatch
Cellular Modem (Opsional):
-
Tipe: 4G LTE atau 5G tergantung konfigurasi
-
Slot: Nano-SIM untuk kartu seluler
-
Kegunaan: Konektivitas internet dimanapun tanpa Wi-Fi atau hotspot
-
Penting untuk: Profesional yang sering traveling atau bekerja di lapangan
Pilihan modem seluler terintegrasi memberikan true mobile computing. Tidak perlu hotspot dari smartphone atau mencari Wi-Fi publik yang bisa slow atau insecure.
Kesimpulan Port dan Konektivitas:
Dell Precision 5690 menawarkan array port comprehensive yang mengakomodasi kebutuhan profesional modern:
-
3 port USB-C termasuk 2 Thunderbolt 4 untuk peripheral modern dan high-speed
-
1 port USB-A untuk legacy device
-
HDMI 2.1 untuk display eksternal
-
Audio jack untuk headphone professional
-
microSD untuk photographer/videographer
-
Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4 untuk wireless cutting-edge
-
Opsional 5G untuk connectivity anywhere
Hanya keterbatasan adalah tidak ada port Ethernet gigabit bawaan. Untuk koneksi kabel, perlu menggunakan adapter USB-C to Ethernet atau docking station.
Baterai dan Daya Tahan
Dell Precision 5690 menawarkan opsi baterai dengan kapasitas berbeda:
Baterai 68Wh (Standar):
-
Kapasitas: 68 Watt-hour
-
Sel: 4-cell Lithium-ion polymer
-
Daya Tahan: 5-8 jam tergantung konfigurasi dan penggunaan
-
Berat: Lebih ringan
-
Use Case: Untuk yang prioritaskan bobot dan cukup dengan daya tahan moderate
Baterai 90Wh (Extended):
-
Kapasitas: 90 Watt-hour – mendekati maximum legal untuk penerbangan (100Wh)
-
Sel: 6-cell Lithium-ion polymer
-
Daya Tahan: 8-12 jam tergantung konfigurasi dan beban kerja
-
Berat: Sedikit lebih berat
-
Use Case: Untuk yang butuh all-day battery life dan sering mobile
Daya tahan sangat bergantung pada konfigurasi hardware dan pola penggunaan:
Skenario Light Use (browsing, dokumen, email):
-
Dengan iGPU dan layar FHD+ brightness rendah: 10-12 jam dengan baterai 90Wh
-
Dengan dGPU idle dan layar OLED: 6-8 jam dengan baterai 90Wh
Skenario Medium Use (multitasking, presentasi, video call):
-
Dengan iGPU dan layar FHD+: 7-9 jam dengan baterai 90Wh
-
Dengan dGPU dan layar OLED: 5-6 jam dengan baterai 90Wh
Skenario Heavy Use (rendering, CAD, editing video):
-
Dengan dGPU aktif penuh: 2-4 jam dengan baterai 90Wh
-
Performance mode maximum: 1,5-3 jam dengan baterai 90Wh
Panel OLED mengkonsumsi daya signifikan lebih banyak pada konten terang. Jika prioritas adalah daya tahan baterai, pilih panel FHD+ IPS.
Teknologi Pengisian:
ExpressCharge: Teknologi pengisian cepat Dell yang mengisi 0-80% dalam sekitar 60 menit dengan charger original. Algoritma cerdas mengoptimalkan kecepatan charging sambil menjaga kesehatan baterai jangka panjang.
USB Power Delivery: Bisa diisi melalui port Thunderbolt 4 dengan charger USB-PD standar hingga 100W. Ini memberikan flexibility menggunakan charger third-party atau power bank besar saat traveling.
Adaptive Battery: Fitur Windows dan Dell Power Manager yang belajar pola penggunaan dan mengoptimalkan management daya. Memprediksi kapan laptop akan unplugged dan adjust charging untuk memperpanjang umur baterai.
Battery Health Management: Opsi untuk limit charging maksimal ke 80% untuk memperpanjang life cycle baterai. Berguna jika laptop sering digunakan plugged in di meja.
Charger:
Dell menyertakan adapter daya dengan wattage sesuai konfigurasi:
-
130W: Untuk konfigurasi dengan iGPU atau GPU low-end
-
180W: Untuk konfigurasi dengan GPU mid-range
-
240W: Untuk konfigurasi dengan RTX 4000/5000 Ada high-end
Charger menggunakan konektor barrel tradisional Dell atau bisa juga USB-C Power Delivery. Ukuran charger cukup compact untuk wattage yang diberikan, meski tetap perlu ruang di tas.
Papan Ketik dan Bantalan Sentuh
Papan Ketik:
Dell Precision 5690 menggunakan keyboard berukuran penuh dengan layout yang well thought-out:
Layout: Full-size chiclet keyboard dengan jarak antar tombol standard. Termasuk numpad (numeric keypad) di sisi kanan yang berguna untuk entri data atau kalkulasi. Tombol fungsi F1-F12 adalah tombol fisik real bukan virtual seperti di XPS, sebuah keputusan yang diapresiasi profesional.
Travel dan Tactile: Key travel sekitar 1,5mm memberikan feedback tactile yang satisfying tanpa terlalu dalam. Resistance cukup untuk mencegah accidental press namun tidak terlalu berat. Typing feel solid dengan minimal flex pada keyboard deck.
Backlighting: Lampu latar LED putih dengan 2 tingkat kecerahan plus off. Distribusi cahaya merata di semua tombol. Berguna untuk bekerja di kondisi cahaya rendah atau malam hari.
Tombol Khusus:
-
Tombol Copilot: Tombol dedicated untuk mengaktifkan Microsoft Copilot AI assistant
-
Tombol Power dengan Fingerprint Reader: Tombol power integrated dengan sensor sidik jari untuk login cepat dan secure
-
Tombol Fungsi dengan Fn-lock: Opsi untuk toggle fungsi utama tombol F1-F12 antara media control atau fungsi standard
Kualitas Ketik: Keyboard Precision 5690 adalah salah satu yang terbaik dalam kategori laptop business/workstation. Comfortable untuk typing panjang sepanjang hari. Tidak se-premium mechanical keyboard desktop tapi sangat good untuk keyboard laptop.
Durability: Key caps menggunakan material tahan aus. Print pada tombol laser-etched atau double-shot injection yang tidak mudah pudar. Keyboard rated untuk millions of keystrokes.
Bantalan Sentuh:
Ukuran: Touchpad berukuran generous sekitar 115 x 75 mm memberikan ruang plenty untuk gesture dan navigation.
Teknologi: Precision touchpad dengan driver Microsoft certified. Dukungan full untuk gesture Windows 11 multi-touch. Tracking accurate dan responsif dengan palm rejection yang baik.
Surface: Permukaan glass dengan coating oleophobic (anti-sidik jari). Glide smooth dengan friction minimal. Tidak terlalu slippery namun juga tidak sticky.
Haptic Feedback: Teknologi haptic memberikan feedback tactile saat klik tanpa button fisik yang bergerak. Click feel consistent di seluruh area touchpad. Bisa adjust intensitas haptic di settings.
Tombol: Tidak ada tombol fisik terpisah, semua terintegrasi dalam surface touchpad. Area bawah touchpad fungsi sebagai klik kiri/kanan dengan click pressure.
Gestur: Mendukung berbagai gesture productivity:
-
Two-finger scroll: Scroll vertical dan horizontal
-
Pinch to zoom: Zoom in/out di foto, map, dokumen
-
Three-finger swipe: Switch aplikasi atau virtual desktop
-
Four-finger tap: Munculkan Action Center
-
Three-finger tap: Cortana atau search
Visible vs Hidden Touchpad: Salah satu advantage Precision 5690 vs XPS 16 adalah touchpad Precision punya border visible yang jelas memisahkan dari palm rest. Ini memudahkan menemukan touchpad tanpa lihat dan mencegah accidental palm touch. XPS 16 menggunakan borderless invisible touchpad yang aesthetic tapi less practical.
Untuk workflow optimal, banyak profesional tetap prefer mouse eksternal untuk precision work seperti CAD atau photo editing. Namun touchpad Precision 5690 sangat capable untuk pekerjaan umum saat tidak ada mouse available.
Kamera dan Audio
Kamera:
Dell Precision 5690 dilengkapi dengan webcam FHD 1080p dengan fitur-fitur modern:
Resolusi: 1920 x 1080 piksel (Full HD) memberikan video call quality jauh lebih baik dibanding 720p yang common di laptop lama. Detail wajah lebih clear dan sharp.
Sensor: Sensor dengan HDR (High Dynamic Range) untuk handling backlight atau mixed lighting lebih baik. Wajah tetap exposed dengan baik meski ada window terang di belakang.
Frame Rate: 30 fps standard untuk video calling. Cukup smooth untuk Zoom, Teams, atau platform conference lainnya.
Clover Falls+ Presence Detection: Sensor Intel kehadiran yang mendeteksi ketika user mendekati atau meninggalkan laptop. Fitur termasuk:
-
Wake on Approach: Laptop bangun dari sleep saat user mendekat
-
Lock on Walk Away: Auto-lock saat user meninggalkan untuk security
-
Attention Tracking: Deteksi apakah user sedang lihat layar untuk adaptive brightness atau privacy features
Windows Hello IR Camera: Kamera infrared untuk face recognition login. Bekerja di kondisi gelap total dan lebih secure dibanding recognition berbasis visible light. Unlock laptop dengan lihat saja dalam fraction of second.
Privacy Shutter: Physical camera shutter yang bisa ditutup secara mekanis untuk privacy absolut. Tidak ada risk software hack mengakses kamera. Slider mudah dioperasikan di bagian atas bezel.
Ambient Light Sensor: Sensor cahaya lingkungan untuk auto-brightness adjustment layar sesuai kondisi pencahayaan sekitar.
Audio:
Speakers: 2 stereo speakers dengan total output 2W x 2 (4W total). Lokasi di bottom chassis dengan firing ke bawah. Tuning oleh Dell untuk balance antara clarity vocal dan presence bass.
Kualitas Audio: Untuk laptop tipis, audio quality decent. Clarity vocal bagus untuk conference call atau podcast. Bass tentunya terbatas karena ukuran driver kecil dan chamber terbatas. Volume maksimal cukup loud untuk room kecil.
Waves MaxxAudio Pro: Software audio enhancement untuk optimize output sesuai content type. Preset untuk music, movies, voice, dan game. Equalizer custom untuk adjust sesuai preferensi.
Spatial Audio: Dukungan untuk spatial audio di Windows 11 memberikan soundstage lebih luas dan immersive untuk content yang compatible.
Dual Array Microphones: 2 mikrofon digital array dengan AI noise cancellation. Teknologi Intel menggunakan deep learning untuk memisahkan suara voice dari background noise. Sangat effective cancel kebisingan AC, traffic, atau ambient sound saat video call.
Audio Jack: Combo 3,5mm jack mendukung output stereo high-impedance untuk headphone professional dan input mic dengan impedance standard.
Untuk pekerjaan serius audio seperti editing musik atau mixing, disarankan gunakan headphone atau speaker eksternal berkualitas. Namun untuk video conferencing dan multimedia consumption casual, audio internal Precision 5690 sangat adequate.
Apakah Dell Precision Memiliki Layar Sentuh
Apakah Dell Precision memiliki layar sentuh? Ya, Dell Precision 5690 tersedia dalam dua varian layar dimana salah satunya adalah layar sentuh OLED UHD+ dengan dukungan 10-point multi-touch.
Varian Layar Non-Sentuh:
Panel FHD+ IPS (1920 x 1200) adalah varian non-sentuh. Ini adalah konfigurasi standard yang lebih affordable dan hemat daya. Cocok untuk pengguna yang tidak memerlukan fungsi sentuh atau lebih prefer navigasi tradisional dengan mouse dan keyboard.
Keunggulan non-sentuh:
-
Harga lebih murah: Hemat signifikan dibanding varian OLED sentuh
-
Daya tahan baterai lebih lama: Panel IPS konsumsi daya lebih rendah
-
Tidak ada smudge: Layar tidak kotor sidik jari karena tidak disentuh
-
Lebih ringan: Digitizer sentuh menambah berat sedikit
Varian Layar Sentuh:
Panel OLED UHD+ (3840 x 2400) adalah varian sentuh dengan teknologi capacitive touchscreen 10-point multi-touch. Ini adalah opsi premium untuk profesional yang value akurasi warna tinggi dan funcsi sentuh.
Keunggulan layar sentuh:
-
Navigasi intuitif: Scroll, pinch-zoom, dan gesture langsung di layar
-
Inking dan annotation: Gunakan stylus untuk drawing, note-taking, atau markup dokumen
-
Touch-friendly apps: Aplikasi modern Windows dioptimalkan untuk sentuh
-
Presentasi interaktif: Mudah navigate dan annotate saat present
Penggunaan Stylus:
Layar sentuh Precision 5690 kompatibel dengan active stylus seperti Dell Premium Active Pen atau stylus pihak ketiga dengan protokol Microsoft Pen Protocol (MPP) atau Wacom AES.
Fitur stylus:
-
Pressure sensitivity: 4096 tingkat tekanan untuk natural drawing dan writing
-
Tilt support: Deteksi sudut kemiringan untuk shading effect
-
Palm rejection: Teknologi untuk ignore sentuhan telapak tangan saat gunakan pen
-
Low latency: Response time minimal untuk writing experience yang natural
Untuk desainer atau arsitek yang suka sketch ide langsung di layar, fungsi stylus sangat valuable. Bisa menggambar konsep cepat, annotate PDF, atau markup model 3D.
Kapan Memilih Sentuh vs Non-Sentuh:
Pilih layar sentuh jika:
-
Sering gunakan aplikasi creative yang benefit dari pen input
-
Suka gesture navigation langsung di layar
-
Butuh akurasi warna tinggi (OLED)
-
Budget memadai untuk premium option
-
Sering presentasi dan annotate on-the-fly
Pilih non-sentuh jika:
-
Prioritas adalah daya tahan baterai maksimal
-
Budget terbatas
-
Tidak pernah gunakan fungsi sentuh di laptop sebelumnya
-
Prefer layar yang bersih tanpa sidik jari
-
Resolusi FHD+ cukup untuk workflow
Perlu dicatat bahwa dalam konfigurasi Dell Precision 5690, fungsi sentuh hanya tersedia pada panel OLED UHD+. Tidak ada opsi FHD+ sentuh. Jadi memilih sentuh berarti juga memilih resolusi lebih tinggi, teknologi OLED, dan harga premium.
Mayoritas professional dalam bidang engineering atau programming cenderung pilih non-sentuh karena workflow mereka tidak banyak benefit dari sentuh. Sementara fotografer, videographer, dan desainer lebih cenderung pilih sentuh untuk fleksibilitas workflow.
Performa dan Kemampuan
Mari kita telusuri performa aktual Dell Precision 5690 dalam berbagai beban kerja:
Pengujian Kinerja Prosesor
Prosesor Intel Core Ultra dengan arsitektur Meteor Lake menawarkan performa impressive:
Cinebench R23 (rendering CPU):
-
Single-Core: Core Ultra 7 165H mencapai sekitar 1850-1900 poin, comparable dengan prosesor desktop mid-range
-
Multi-Core: Sekitar 15.000-16.000 poin dengan 16 inti, excellent untuk parallel workloads
Performa single-core penting untuk aplikasi yang tidak bisa diparallelkan seperti CAD 2D atau beberapa operasi dalam Adobe Photoshop. Performa multi-core crucial untuk rendering, encoding, atau kompilasi dimana semua core bisa digunakan.
Geekbench 6:
-
Single-Core: 2.400-2.500 poin
-
Multi-Core: 12.000-13.000 poin
-
GPU Compute (RTX 2000 Ada): 110.000-120.000 poin
PCMark 10 (produktivitas umum):
-
Overall: 6.500-7.000 poin
-
Essentials: 10.000+ poin (browsing, video conferencing)
-
Productivity: 9.000+ poin (spreadsheet, word processing)
-
Digital Content Creation: 8.000-9.000 poin (photo/video editing)
Score ini menunjukkan Precision 5690 sangat capable untuk workloads produktivitas dan creation.
Sustained Performance:
Dalam pengujian stress test 30 menit, Core Ultra 7 165H mampu mempertahankan clock speed sekitar:
-
P-cores: 3,06 GHz average
-
E-cores: 2,50 GHz average
Ini adalah performa sustained excellent yang menunjukkan thermal solution efektif. Tidak ada throttling signifikan bahkan pada beban maksimal extended. TDP 45W base dengan turbo hingga 115W dimanage dengan baik oleh sistem pendingin.
Real-World Application Performance:
Adobe Premiere Pro: Timeline 4K dengan multiple layers, color grading, dan effects tetap responsive. Export 10 menit 4K footage dengan H.265 memakan sekitar 3-4 menit dengan hardware acceleration.
AutoCAD: Model 2D kompleks dengan ribuan elemen render instant. Operasi seperti pan, zoom, layer switching sangat smooth.
SolidWorks: Assembly dengan ratusan part bisa diputar dan manipulasi real-time. Rebuild after modification cepat. Simulation physics berjalan dalam waktu reasonable.
Blender: Rendering Cycles dengan CPU memakan waktu sesuai expectasi untuk prosesor 16-core. GPU rendering dengan RTX 2000 Ada jauh lebih cepat dengan support OptiX.
Performa Grafis untuk Pekerjaan Berat
GPU NVIDIA RTX Ada Generation memberikan performa profesional solid:
3DMark Time Spy (DirectX 12 graphics):
-
RTX 2000 Ada: 8.500-9.500 poin
-
RTX 3000 Ada: 11.000-12.000 poin
-
RTX 5000 Ada: 15.000-16.000 poin
SPECviewperf (professional graphics benchmark):
Benchmark ini mensimulasikan workload dari aplikasi CAD/CAM/CAE profesional actual:
SOLIDWORKS (sw-04):
-
RTX 2000 Ada: 180-200 fps
-
RTX 3000 Ada: 220-240 fps
-
RTX 5000 Ada: 280-300 fps
CATIA (catia-05):
-
RTX 2000 Ada: 160-180 fps
-
RTX 3000 Ada: 200-220 fps
-
RTX 5000 Ada: 250-270 fps
Creo (creo-02):
-
RTX 2000 Ada: 140-160 fps
-
RTX 3000 Ada: 180-200 fps
-
RTX 5000 Ada: 230-250 fps
Maya (maya-05):
-
RTX 2000 Ada: 250-280 fps
-
RTX 3000 Ada: 320-350 fps
-
RTX 5000 Ada: 400-430 fps
3ds Max (3dsmax-06):
-
RTX 2000 Ada: 200-220 fps
-
RTX 3000 Ada: 260-280 fps
-
RTX 5000 Ada: 330-350 fps
Angka-angka ini menunjukkan GPU RTX Ada memberikan performa excellent dalam aplikasi profesional certified. Sertifikasi ISV memastikan driver dioptimalkan untuk stabilitas dan performa maksimal.
Rendering Performance:
Blender Cycles dengan OptiX:
-
RTX 2000 Ada: 2-3x lebih cepat dari CPU rendering
-
RTX 3000 Ada: 3-4x lebih cepat dari CPU
-
RTX 5000 Ada: 5-6x lebih cepat dari CPU
Octane Render:
Render scene kompleks yang memakan 10 menit di CPU bisa selesai dalam 2-3 menit dengan RTX 2000 Ada, atau 1-2 menit dengan RTX 5000 Ada.
V-Ray GPU:
Performance scaling excellent dengan higher-end GPU untuk production rendering.
Video Encoding/Decoding:
GPU RTX Ada dilengkapi encoder/decoder generasi terbaru:
AV1 Encode: Accelerated hardware encoding AV1 memberikan file size 30-40% lebih kecil dibanding H.265 pada quality sama. Perfect untuk archiving atau web streaming.
H.265/HEVC Encode: Encoding 4K 60fps real-time dengan quality tinggi. Export dari Premiere atau DaVinci bisa leverage hardware encoder untuk speed signif lebih cepat.
Multiple Stream Decode: Bisa decode hingga 8 stream 4K H.264 simultaneously untuk multicam editing smooth.
Manajemen Panas dan Pendinginan
Salah satu challenge terbesar laptop tipis dengan komponen powerful adalah thermal management:
Arsitektur Cooling:
Dell menggunakan sistem pendingin dual-fan dengan heatpipe vapor chamber:
Vapor Chamber: Teknologi cooling menggunakan liquid yang menguap saat terkena panas CPU/GPU dan mengkondensasi saat mencapai fin array. Transfer panas lebih efisien dibanding heatpipe tradisional.
Dual Fan: Dua kipas dengan blade design optimal untuk airflow maksimal dengan noise minimal. Kipas adjust speed secara dynamic based on load.
Fin Stack: Heat sink dengan fin density tinggi untuk surface area maksimal dissipating heat.
Thermal Pads: Thermal interface material pada VRAM dan VRM untuk cooling komponen selain CPU/GPU.
Exhaust Vents: Ventilasi exhaust di belakang dan samping untuk aliran udara unobstructed.
Intake Vents: Bottom panel dengan ventilation holes besar untuk fresh air intake. Rubber feet memberikan clearance cukup untuk airflow.
Thermal Performance:
Dalam stress test dengan CPU dan GPU load 100% simultaneously (worst case scenario):
CPU Temperature:
-
Idle: 35-40°C
-
Light load: 45-55°C
-
Heavy load: 75-85°C
-
Stress test maksimal: 90-95°C dengan throttling minimal
GPU Temperature:
-
Idle: 35-40°C
-
Gaming/rendering: 70-80°C
-
Stress test maksimal: 85-90°C
Temperature ini dalam batas aman spesifikasi Intel dan NVIDIA. Tidak ada thermal throttling signifikan yang impact performa dalam usage normal.
Thermal Mode:
Dell menyediakan beberapa thermal profile dalam Dell Optimizer atau BIOS:
Quiet Mode: Fan speed minimal untuk noise rendah. Performance sedikit reduced untuk prioritaskan silent operation. Cocok untuk office environment atau library.
Cool Mode: Fan speed moderate dengan balance antara performa dan noise. Default mode untuk mayoritas usage.
Ultra Performance Mode: Fan speed maksimal untuk cooling aggressive. CPU dan GPU bisa maintain clock tertinggi. Noise lebih tinggi tapi performa maksimal. Cocok untuk rendering atau workload intensive.
Optimized Mode: Adaptive mode dimana sistem AI belajar pattern usage dan adjust thermal curve secara dynamic. Bisa detect aplikasi yang dijalankan dan apply profile optimal.
Kinerja Penyimpanan
SSD PCIe Gen 4 memberikan performa storage excellent:
Sequential Read: 5.000-7.000 MB/s tergantung model SSD
Sequential Write: 4.500-6.500 MB/s
Random Read (4K): 60.000-80.000 IOPS
Random Write (4K): 120.000-180.000 IOPS
Performa ini jauh melampaui SATA SSD atau HDD tradisional. Benefit nyata:
Boot Time: Windows 11 Pro boot dari cold dalam 10-15 detik
Application Launch: Adobe Photoshop atau Premiere launch dalam 2-3 detik
File Transfer: Copy file 50GB memakan sekitar 10-15 detik
Project Loading: Load project besar dengan ribuan aset dalam seconds
SSD Thermal Management:
SSD high-performance bisa panas saat load sustained. Dell menyertakan thermal pad di SSD dan heatsink untuk dissipate heat. Ini mencegah thermal throttling yang bisa reduce speed write setelah beberapa menit transfer heavy.
Dalam test sustained write 100GB, speed tetap consistent tanpa slowdown signifikan. Ini penting untuk workflow seperti recording video atau archiving dataset besar.
Desain dan Kualitas Bangun
Dell Precision 5690 menampilkan desain profesional dengan build quality premium:
Eksterior:
Chassis menggunakan aluminium dengan finishing natural silver/grey. Tidak ada logo atau branding excessive. Design minimalis dan clean yang appropriate untuk professional setting. Lid hanya punya logo Dell kecil di center.
Surface aluminium dengan texture halus dan sedikit matte untuk resist fingerprint. Tidak slippery atau terlalu grippy. Anodizing process memberikan durability terhadap scratch dan korosi.
Konstruksi:
Build quality sangat solid. Tidak ada flex berlebihan saat ditekan di keyboard deck atau lid. Fit and finish presisi dengan toleransi ketat. Tidak ada gap atau misalignment antar panel.
Hinge dirancang dengan baik untuk smooth opening sampai 180 derajat. Stiff enough untuk hold screen di posisi apapun tanpa wobble. Bisa dibuka dengan satu tangan meski perlu sedikit effort.
Durability:
Dell melakukan berbagai test untuk memastikan durability:
MIL-STD-810H Certification: Standard militer untuk ketahanan terhadap kondisi ekstrem:
-
Drop test dari berbagai ketinggian
-
Vibration test untuk simulate transportation
-
Temperature extreme dari -20°C hingga 60°C
-
Humidity test untuk environment lembab
-
Dust dan sand exposure
-
Altitude test untuk penggunaan di ketinggian
Lulus sertifikasi ini berarti laptop bisa bertahan dalam kondisi challenging di lapangan atau construction site.
Keyboard Durability: Keyboard tested untuk millions keystrokes tanpa failure.
Hinge Durability: Hinge tested untuk 20.000+ open/close cycles – equivalent beberapa tahun usage normal.
ISV Certification: Sertifikasi dari vendor software independen seperti Autodesk, Adobe, Dassault Systèmes, PTC, dan lainnya. Ini memastikan hardware dan driver dioptimalkan untuk stability dan performance dalam aplikasi profesional specific.
Ergonomi:
Laptop dirancang untuk comfortable use extended:
Posisi Layar: Sudut buka hingga 180 derajat memberikan fleksibilitas positioning. Bezel tipis membuat layar terasa lebih luas dan immersive.
Suhu Permukaan: Bottom panel dan area keyboard tidak terlalu panas saat load berat. Ventilasi yang baik menjaga suhu permukaan dalam batas nyaman untuk disentuh atau diletakkan di pangkuan.
Bobot Seimbang: Distribusi berat balanced sehingga laptop tidak front-heavy atau back-heavy. Mudah dibawa dengan satu tangan dari tepi.
Aesthetic Profesional:
Design language Precision lebih conservative dan business-like dibanding XPS yang lebih consumer-oriented. Tidak ada elemen flashy atau gaming aesthetic. Cocok dibawa ke meeting klien atau presentasi formal tanpa terlihat kasual.
Warna silver/grey netral cocok untuk lingkungan apapun. Tidak terlalu mencolok namun tetap terlihat premium dan mahal.
Sistem Pendingin dan Kebisingan
Arsitektur Pendingin
Dell menggunakan teknologi pendingin advanced untuk menjaga performa optimal dalam chassis tipis:
Vapor Chamber: Ruang hampa berisi cairan yang menguap saat terkena panas dari CPU dan GPU. Uap bergerak ke area lebih dingin dimana mengembun kembali. Siklus ini transfer panas jauh lebih efisien dibanding heatpipe konvensional.
Thermal Pads Premium: Material konduktif termal pada chip memori, VRM, dan komponen lain yang generate panas. Memastikan tidak ada hotspot yang bisa menyebabkan throttling atau ketidakstabilan.
Fan Blade Optimization: Desain sudu kipas yang dioptimalkan dengan simulasi computational fluid dynamics untuk maximizing airflow per RPM. Ini berarti cooling lebih baik dengan putaran lebih rendah dan noise minimal.
Thermal Zones: Sistem pembagian zona termal dengan sensor di berbagai titik. Setiap zona dimonitor dan dikelola secara independent untuk efisiensi maksimal.
BIOS Thermal Control: Algoritma di firmware yang constantly memonitor temperature dan adjust fan speed, TDP, dan clock speed untuk mencapai keseimbangan optimal antara performa, noise, dan temperature.
Tingkat Kebisingan
Noise level adalah concern penting untuk laptop workstation:
Idle: Dalam kondisi idle atau browsing ringan, kipas off atau berputar sangat lambat. Noise level praktis nol, tidak terdengar dalam ruangan quiet. Hanya ada sedikit coil whine jika mendengar dengan sangat dekat.
Beban Sedang: Saat multitasking normal atau editing foto, kipas berputar di kecepatan rendah-menengah. Noise sekitar 35-40 dB yang sangat halus. Terdengar gentle whoosh tapi tidak mengganggu conversation atau conference call.
Beban Berat: Saat rendering atau gaming, kipas ramp up ke kecepatan tinggi. Noise mencapai 45-48 dB yang clearly audible. Terdengar seperti hum steady tapi tidak harsh atau high-pitched. Bisa menutupi suara keyboard tapi tidak sampai mengganggu orang di ruangan sama jika volume normal.
Stress Test Maximum: Dengan CPU dan GPU 100% simultaneously, fan maksimal mencapai 50-52 dB. Ini quite loud dan clearly intrusive. Namun scenario ini rare dalam usage normal – biasanya hanya saat benchmark atau rendering intensif.
Karakteristik Noise: Nada kipas relatif low-pitched dan smooth tanpa whine atau rattle. Tidak ada resonance annoying atau pitch yang berubah-ubah. Akselerasi dan deselerasi fan gradual tidak sudden.
Perbandingan: Dibanding workstation competitor, Precision 5690 di sisi quieter berkat chassis design dan fan optimization. Jauh lebih quiet dibanding gaming laptop dengan spek similar yang bisa mencapai 60+ dB.
Mode Quiet: Dalam mode quiet, laptop membatasi fan speed maksimal sehingga noise tidak melebihi 40 dB bahkan pada load berat. Trade-off adalah performance slight reduction dan temperature sedikit lebih tinggi.
Untuk lingkungan office atau library, Precision 5690 cukup quiet untuk tidak mengganggu. Untuk studio atau meeting room, noise level acceptable. Hanya dalam scenario rendering overnight di ruangan dengan orang tidur yang mungkin terlalu loud.
Daya Tahan Baterai
Sebagai laptop workstation dengan komponen powerful, daya tahan baterai adalah challenge:
Testing Methodology: Pengujian dilakukan dengan brightness 150 nits (sekitar 50-60%), WiFi on, Bluetooth off, keyboard backlight off.
Web Browsing: Dengan panel FHD+ dan integrated graphics, browsing web dengan Chrome membuka 10-15 tab memberikan runtime sekitar 9-10 jam dengan baterai 90Wh. Ini impressive untuk workstation 16 inci.
Dengan panel OLED, runtime turun menjadi 6-7 jam karena OLED konsumsi power lebih tinggi terutama pada konten terang dengan banyak putih.
Video Playback: Streaming video 1080p dari YouTube atau Netflix dengan codec modern memberikan sekitar 8-9 jam (FHD+) atau 5-6 jam (OLED) karena hardware acceleration video decoder sangat efisien.
Produktivitas Mixed: Skenario realistis dengan Microsoft Office, browsing, email, beberapa PDF, occasional Photoshop ringan memberikan 6-8 jam (FHD+) atau 4-6 jam (OLED).
Beban Berat: Saat rendering di Blender atau export video di Premiere dengan GPU aktif penuh, runtime anjlok ke 2-3 jam. Ini expected karena GPU consuming 50-90W sendiri plus CPU 45-115W.
Best Case: Dengan optimisasi maximum – FHD+ panel, integrated GPU, brightness minimal, power saver mode – bisa mencapai 11-12 jam untuk light tasks. Ini all-day battery life yang impressive.
Worst Case: Maximum performance mode dengan OLED, dGPU active, brightness penuh, workload berat bisa habis dalam 1,5-2 jam.
Faktor yang Mempengaruhi:
Panel Display: OLED konsumsi 30-50% lebih banyak power pada konten terang dibanding IPS. Jika prioritas baterai, pilih FHD+.
GPU: Integrated graphics jauh lebih hemat dibanding dedicated GPU. Dell Precision 5690 punya NVIDIA GPU switching yang otomatis gunakan iGPU saat dGPU tidak diperlukan.
Brightness: Setiap 10% increase brightness menambah konsumsi 3-5%. Gunakan brightness serendah comfortable.
Background Apps: Aplikasi background yang constantly sync atau update mengkonsumsi power. Tutup aplikasi yang tidak perlu.
Konektivitas: WiFi on mengkonsumsi power continuous. Bluetooth mengkonsumsi lebih banyak. Airplane mode saat tidak perlu koneksi bisa extend runtime 10-15%.
Charging Time: Dengan adapter 180W, charging 0-80% memakan sekitar 60 menit. Charging 80-100% memakan 30-40 menit additional karena trickle charge untuk protect battery health. Total 0-100% sekitar 90-100 menit.
Battery Longevity: Dell mengklaim baterai retain 80% kapasitas setelah 500 cycle. Dengan usage normal, ini equivalent 2-3 tahun. Setelah periode ini, kapasitas akan gradual decline. Baterai bisa diganti melalui service center jika performa sudah tidak acceptable.
Fitur Keamanan Dell Precision 5690
Untuk enterprise dan profesional, keamanan adalah prioritas:
Hardware Security:
TPM 2.0 (Trusted Platform Module): Chip keamanan dedicated di motherboard untuk enkripsi hardware-based. Menyimpan kunci enkripsi dengan aman dan tidak bisa diekstrak. Essential untuk BitLocker encryption dan secure boot.
Smart Card Reader (Opsional): Slot untuk smart card atau CAC card untuk two-factor authentication enterprise-grade. Common di government atau corporate environment dengan requirement keamanan ketat.
Fingerprint Reader: Sensor sidik jari terintegrasi di tombol power untuk biometric authentication. Mendukung Windows Hello untuk login instant dan secure tanpa password. Sensor match-on-chip memproses data fingerprint langsung di sensor tanpa transmit ke OS untuk security maximum.
IR Camera untuk Face Recognition: Kamera infrared Windows Hello untuk face unlock. Teknologi depth sensing mencegah spoofing dengan foto atau video. Bekerja dalam gelap total karena menggunakan IR illuminator.
Privacy Shutter: Physical shutter untuk webcam mencegah visual hacking atau spying. Tidak ada software hack yang bisa bypass mechanical shutter.
Kensington Lock Slot: Port untuk cable lock physical mencegah theft di office atau public space. Simple tapi effective security measure.
Software Security:
Dell SafeScreen: Teknologi Privacy Guard yang gelap layar saat dilihat dari sudut samping. Hanya orang langsung di depan yang bisa melihat konten clear. Berguna saat bekerja di coffee shop, airport, atau tempat publik dengan sensitive information.
Dell SafeID: Password manager dan credential protection terintegrasi. Enkripsi password dan autofill dengan secure.
Dell SafeBIOS: Protection di level BIOS untuk mencegah malware atau unauthorized modification. Auto-recovery jika BIOS corrupted atau compromised.
Dell Data Security: Suite keamanan enterprise dengan device encryption, data wipe, dan threat detection.
Intel vPro: Platform manajemen dan keamanan enterprise dengan:
-
Remote management dan troubleshooting
-
Out-of-band management bahkan saat OS tidak boot
-
Hardware-based security features
-
Patch dan update management centralized
FIPS 140-2 Certification: Sertifikasi keamanan federal untuk cryptographic modules. Required untuk contract pemerintah atau industry regulated seperti healthcare dan finance.
Common Access Card (CAC) Support: Untuk military dan government contractor yang require CAC authentication.
Physical Security Design:
Tamper-Evident Design: Screw atau seal yang menunjukkan jika chassis pernah dibuka unauthorized. Penting untuk compliance dan audit trail.
Secured-core PC: Microsoft designation untuk PC dengan hardware security features advanced seperti virtualization-based security dan firmware protection.
Privacy Features:
Camera Shutter: Sliding cover physical untuk webcam.
Microphone Mute: Tombol dedicated untuk hardware mute microphone. LED indicator menunjukkan status mute. Hardware mute tidak bisa di-bypass software.
Anti-Theft Protection:
Absolute Resilience: Software anti-theft yang survive OS reinstall atau hard drive replacement. Bisa remote locate, lock, atau wipe device jika hilang atau dicuri. Subscription-based service dengan biaya tahunan.
BIOS Password: Password di level BIOS mencegah boot atau access BIOS settings unauthorized. Sulit di-reset tanpa service authorized.
Compliance Certifications:
Dell Precision 5690 memenuhi berbagai standar compliance:
-
HIPAA: Untuk healthcare data
-
SOC 2: Untuk security controls
-
ISO 27001: Untuk information security management
-
PCI DSS: Untuk payment card industry
-
GDPR: Untuk data protection Eropa
Sertifikasi ini penting untuk organization di industry regulated yang harus memenuhi compliance requirements specific.
Sertifikasi dan Standar Industri
Dell Precision workstation menjalani testing dan sertifikasi extensive:
ISV Certification: Independent Software Vendor certification memastikan compatibility dan optimization dengan software profesional:
Autodesk: AutoCAD, Revit, 3ds Max, Maya, Inventor – semua tested dan certified untuk stability maksimal.
Dassault Systèmes: SolidWorks, CATIA – engineering software complex yang require hardware specific.
Adobe: Photoshop, Premiere Pro, After Effects, Illustrator – creative suite dengan hardware acceleration.
Siemens: NX CAD/CAM/CAE software untuk manufacturing dan product design.
PTC: Creo Parametric untuk mechanical design.
Bentley Systems: MicroStation untuk infrastructure design.
ESRI: ArcGIS untuk geographic information systems.
Sertifikasi berarti Dell bekerja directly dengan software vendor untuk optimize driver, firmware, dan configuration. Jika ada issue, support dari kedua Dell dan software vendor available.
EPEAT Gold: Environmental rating untuk sustainability. Criteria meliputi reduction material hazardous, energy efficiency, recyclability, dan corporate environmental performance. Rating Gold adalah tier tertinggi.
ENERGY STAR 8.0: Sertifikasi efisiensi energi dari EPA. Memastikan laptop memenuhi strict energy efficiency guidelines untuk mengurangi carbon footprint dan biaya listrik.
TCO Certified: Sertifikasi sustainability comprehensive covering ergonomi, emissions, energy, materials, dan responsible manufacturing. Popular di Eropa dan Scandinavia.
RoHS Compliant: Restriction of Hazardous Substances directive dari EU. Membatasi penggunaan material hazardous seperti lead, mercury, cadmium dalam electronic equipment.
REACH: EU regulation untuk chemical safety. Memastikan tidak ada substance yang membahayakan kesehatan atau lingkungan.
Warranty dan Support:
ProSupport: Program support premium Dell dengan:
-
24/7 technical support dengan engineer expert
-
Onsite service next business day
-
Predictive issue resolution dengan AI
-
Direct access ke technician advanced
-
Priority queue untuk faster resolution
Accidental Damage Service: Optional coverage untuk drop, spill, atau damage accidental. Claim tanpa pertanyaan banyak.
Keep Your Hard Drive: Service yang memungkinkan retain hard drive saat RMA untuk security dan data protection. Penting untuk sensitive data.
Extended Warranty: Opsi extend warranty dari standard 3 tahun hingga 5 tahun.
Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya
Dell Precision 5690 vs 5680
Precision 5680 adalah predecessor langsung dari 5690:
Perbedaan Utama:
Prosesor: 5680 menggunakan Intel generasi ke-13 (Raptor Lake-HX) seperti Core i7-13700HX atau i9-13900HX. 5690 menggunakan Core Ultra (Meteor Lake) dengan arsitektur chiplet dan NPU terintegrasi. Performa single-thread similar tapi 5690 lebih efisien energi.
GPU: 5680 menggunakan NVIDIA RTX Ada Generation yang sama tapi varian sebelumnya. 5690 punya opsi RTX Ada lebih baru dengan sedikit improvement efficiency.
NPU: 5690 punya Neural Processing Unit untuk AI workload yang tidak ada di 5680. Ini enable fitur seperti AI noise cancellation, background blur, dan AI-enhanced video call.
Memory: 5680 menggunakan DDR5-4800, 5690 menggunakan LPDDR5x-7467 yang lebih cepat dan efisien tapi soldered.
WiFi: 5680 punya WiFi 6E, 5690 upgrade ke WiFi 7 untuk futureproofing.
Cooling: 5690 punya thermal solution improved dengan vapor chamber lebih besar dan fin density lebih tinggi.
Battery: Kapasitas similar tapi 5690 lebih efficient berkat arsitektur Meteor Lake, menghasilkan runtime 10-15% lebih lama pada workload sama.
Rekomendasi: Jika sudah punya 5680, upgrade ke 5690 tidak necessary kecuali butuh fitur AI specific atau efficiency lebih baik. Jika membeli baru, 5690 adalah pilihan obvious sebagai model current.
Dell Precision 5520 Keluaran Tahun Berapa dan Evolusinya
Dell Precision 5520 keluaran tahun berapa? Dell Precision 5520 diluncurkan pada tahun 2017 sebagai bagian dari celebrasi 20 tahun lini Precision. Laptop ini adalah generasi mid-2010s dengan teknologi yang sangat berbeda dari 5690 modern.
Spesifikasi Precision 5520 (2017):
Prosesor: Intel generasi ke-7 (Kaby Lake) seperti Core i7-7700HQ atau Xeon E3-1505M v6. Quad-core dengan teknologi 14nm. Clock speed hingga 3,8 GHz turbo.
GPU: NVIDIA Quadro M1200 dengan 4GB GDDR5. Teknologi Pascal yang jauh lebih tua dibanding Ada Generation modern.
Memori: DDR4-2400 hingga 32GB maximum. Upgradeable dengan 2 SODIMM slot.
Storage: PCIe NVMe SSD tapi Gen 3 bukan Gen 4. Maximum speed sekitar 3000 MB/s.
Layar: 15,6 inci dengan opsi FHD IPS atau 4K IGZO. Tidak ada OLED option.
Port: USB-A 3.0, Thunderbolt 3 (1 port), HDMI 1.4, SD card reader full-size, audio jack.
Baterai: 68Wh atau 97Wh. Runtime sekitar 4-6 jam untuk usage normal.
Ketebalan: 11-17mm dengan wedge design. Lumayan tipis untuk standard 2017.
Berat: Starting 1,78 kg – lebih ringan dari 5690 karena layar lebih kecil 15 inci.
Evolusi dari 5520 ke 5690:
Dalam 9 tahun dari 2017 ke 2026, evolusi signifikan:
Performance: CPU performance naik sekitar 200-300% dari quad-core ke 16-core dengan clock lebih tinggi. GPU performance naik 400-500% dari Quadro M1200 ke RTX 5000 Ada.
Efficiency: Power efficiency jauh lebih baik. Performa lebih tinggi tapi konsumsi daya similar atau lower berkat node process lebih advanced (5nm vs 14nm).
Display: Panel OLED dengan color gamut lebih luas, contrast infinite, dan resolusi lebih tinggi tidak available di 5520. Kualitas display leap generational.
Connectivity: WiFi 5 ke WiFi 7 adalah upgrade massive. Thunderbolt 3 20Gbps ke Thunderbolt 4 40Gbps. USB-C menjadi standard dominant.
AI Features: NPU dan AI acceleration tidak exist di 5520. 5690 punya dedicated silicon untuk AI workload.
Build Quality: Material dan construction quality improve dengan toleransi lebih ketat dan premium feel.
Price Evolution: 5520 diluncurkan starting sekitar USD 1.200 untuk base config. 5690 starting sekitar USD 1.800-2.000 untuk base config – kenaikan reasonable mengingat inflation dan technology advancement.
Untuk user yang masih menggunakan Precision 5520 dan mempertimbangkan upgrade, 5690 akan terasa seperti quantum leap dalam semua aspect terutama performance, display quality, dan connectivity.
Untuk Siapa Dell Precision 5690 Cocok
Dell Precision 5690 adalah laptop specialized untuk professional use cases specific:
1. Arsitek dan Desainer Interior:
Software seperti AutoCAD, Revit, SketchUp, Rhino, dan Lumion berjalan optimal. GPU RTX dengan ray tracing memberikan preview rendering realistis real-time. Layar dengan akurasi warna tinggi memastikan material dan lighting representation accurate.
Portability penting untuk arsitek yang sering site visit atau client meeting. Bisa bawa laptop ke construction site untuk review drawing atau show 3D visualization ke client.
2. Engineer Mekanik dan Manufaktur:
CAD/CAM software seperti SolidWorks, CATIA, NX, Creo memerlukan GPU professional dengan sertifikasi ISV. Precision 5690 dengan RTX Ada certified untuk semua software major ini.
Simulation dan FEA (Finite Element Analysis) untuk stress testing dan fluid dynamics memerlukan CPU multi-core dan GPU CUDA. Assembly besar dengan ribuan part memerlukan RAM 32-64GB.
3. Desainer Grafis dan Ilustrator:
Adobe Creative Cloud terutama Photoshop, Illustrator, dan InDesign berjalan sangat smooth. Layar OLED dengan 100% DCI-P3 memberikan color accuracy essential untuk print design.
Tablet functionality dengan stylus support memungkinkan digital illustration langsung di layar. Pressure sensitivity 4096 level memberikan control precise untuk line weight dan opacity.
4. Editor Video dan Colorist:
Adobe Premiere Pro, DaVinci Resolve, Final Cut Pro (via virtualization) leverage GPU acceleration untuk timeline scrubbing smooth dan export cepat. Hardware encoder AV1 dan HEVC menghasilkan file size smaller dengan quality maintained.
Colorist memerlukan display dengan akurasi warna absolute dan panel OLED dengan infinite contrast ideal untuk grading. 32-64GB RAM menangani multicam editing 4K atau single-cam 8K.
5. Animator 3D dan VFX Artist:
Software seperti Autodesk Maya, 3ds Max, Blender, Cinema 4D, Houdini memerlukan GPU powerful untuk viewport performance dan preview rendering. CPU multi-core accelerate final rendering.
Motion graphics di After Effects dengan banyak layer dan effect memerlukan horsepower significant. RAM besar menangani cache untuk playback real-time.
6. Fotografer Profesional:
Adobe Lightroom Classic dan Photoshop dengan catalog ribuan foto memerlukan storage cepat dan RAM adequate. Layar OLED dengan color accuracy tinggi essential untuk editing supaya hasil print match preview.
Tethered shooting dengan kamera professional via Thunderbolt atau USB-C memerlukan transfer speed tinggi. Port Thunderbolt 4 memberikan bandwidth cukup untuk direct capture.
7. Data Scientist dan Machine Learning Engineer:
Training model pembelajaran mesin leverage CUDA core di GPU RTX. Tensor core accelerate training dengan mixed precision. NPU handle inferensi untuk model deployed.
Jupyter notebook, PyTorch, TensorFlow berjalan optimal dengan GPU professional. RAM besar load dataset in-memory untuk processing cepat. Storage cepat reduce bottleneck saat load training data.
8. Pengembang Software dan Programmer:
Compilation besar atau build project di IDE seperti Visual Studio, IntelliJ memerlukan CPU multi-core. Container dan virtual machine memerlukan RAM adequate.
Multiple display support via Thunderbolt docking station productive untuk programmer yang butuh banyak screen real estate.
9. Profesional AEC (Architecture, Engineering, Construction):
BIM (Building Information Modeling) software seperti Revit menangani model building complex dengan semua data architectural, structural, dan MEP. File size bisa ratusan MB hingga GB.
Clash detection dan coordination memerlukan GPU capable untuk visualize semua discipline simultaneously. 16 inci screen memberikan workspace cukup untuk detail work.
10. Surveyor dan GIS Professional:
Software GIS seperti ArcGIS Pro menangani dataset spatial massive dengan imagery resolution tinggi. GPU accelerate rendering dan analysis spatial.
Field work memerlukan laptop rugged dan portable. MIL-STD certification memastikan durability untuk outdoor use.
Mungkin Tidak Cocok Untuk:
-
Gamer: Meski GPU capable untuk gaming, harga premium tidak justified untuk gaming pure. Gaming laptop dengan GPU consumer sama jauh lebih murah.
-
Casual User: Untuk browsing, email, Microsoft Office, laptop ini overkill dan mahal. Laptop mainstream atau ultrabook lebih appropriate.
-
Budget-Conscious Buyer: Starting price USD 1.800+ adalah investment significant. Banyak alternatif lebih murah untuk non-professional use.
-
Mac Ecosystem User: Jika sudah invested di ekosistem Apple dengan iPhone, iPad, iCloud, MacBook Pro adalah cohesive choice.
-
Yang Prioritaskan Battery Life Ekstrem: Meski decent, baterai tidak selevel ultrabook yang bisa 15-20 jam. Komponen powerful consume power.
Harga dan Varian Konfigurasi
Harga Dell Precision 5690 bervariasi significant tergantung konfigurasi:
Base Configuration (Starting):
-
Prosesor: Intel Core Ultra 5 135H
-
RAM: 16GB LPDDR5x
-
Storage: 512GB PCIe Gen 4
-
GPU: Intel Integrated Graphics
-
Display: FHD+ IPS Non-Touch
-
Harga: USD 1.800 – 2.000 atau sekitar Rp 28-32 juta
Konfigurasi ini adequate untuk beban kerja ringan hingga menengah. Cocok untuk yang budget terbatas tapi butuh reliability dan build quality Precision.
Mid-Range Configuration (Recommended):
-
Prosesor: Intel Core Ultra 7 165H
-
RAM: 32GB LPDDR5x
-
Storage: 1TB PCIe Gen 4
-
GPU: NVIDIA RTX 2000 Ada 8GB
-
Display: FHD+ IPS Non-Touch atau UHD+ OLED Touch
-
Harga: USD 2.800 – 3.500 atau sekitar Rp 44-55 juta
Konfigurasi sweet spot yang handle mayoritas professional workload dengan comfortable. Balance antara performance dan price.
High-End Configuration:
-
Prosesor: Intel Core Ultra 9 185H
-
RAM: 64GB LPDDR5x
-
Storage: 2TB PCIe Gen 4
-
GPU: NVIDIA RTX 4000 Ada 12GB
-
Display: UHD+ OLED Touch
-
Harga: USD 4.500 – 5.500 atau sekitar Rp 71-87 juta
Untuk profesional serious yang workload demanding dan budget tidak terlalu constrained.
Maximum Configuration (Flagship):
-
Prosesor: Intel Core Ultra 9 185H
-
RAM: 64GB LPDDR5x
-
Storage: 4TB PCIe Gen 4 atau Dual 2TB RAID
-
GPU: NVIDIA RTX 5000 Ada 16GB
-
Display: UHD+ OLED Touch
-
Add-ons: Smart card reader, 5G modem, extended warranty
-
Harga: USD 6.500 – 7.500+ atau sekitar Rp 103-119 juta
Konfigurasi no-compromise untuk profesional elite atau organization dengan budget enterprise.
Opsi Tambahan:
Warranty Extension: Extend dari 3 tahun standard ke 5 tahun – tambahan USD 300-500
ProSupport Plus: Premium support dengan SLA faster – USD 200-400/tahun
Accidental Damage Service: Coverage untuk drop, spill – USD 150-250
Docking Station: Thunderbolt dock untuk multi-display – USD 250-400
Faktor Harga:
GPU adalah differentiator terbesar: Perbedaan antara integrated graphics dan RTX 5000 Ada bisa USD 2.000-3.000.
Display: Upgrade dari FHD+ ke OLED UHD+ menambah USD 400-600.
Storage: Setiap doubling capacity tambah USD 150-300 tergantung tier.
RAM: Upgrade 16GB ke 32GB tambah USD 200-300. 32GB ke 64GB tambah USD 400-600.
Prosesor: Perbedaan Core Ultra 5 ke Ultra 9 sekitar USD 400-600.
Availability dan Pembelian:
Dell Precision 5690 available untuk pembelian melalui:
Dell.com: Website resmi dengan customization penuh dan promo regular.
Authorized Reseller: Partner resmi Dell di berbagai negara dengan local support.
Enterprise Sales: Untuk pembelian volume corporate dengan discount dan terms khusus.
Financing: Dell menawarkan opsi financing dengan cicilan untuk business dan individual.
Di Indonesia, harga bisa 10-20% lebih mahal dibanding US karena pajak import, shipping, dan margin distributor. Garansi international Dell berlaku di banyak negara termasuk Indonesia dengan service center authorized.
Comparison Pricing:
Kompetitor di segmen sama:
-
HP ZBook Studio G11: USD 2.500-6.000 dengan spek comparable
-
Lenovo ThinkPad P1 Gen 7: USD 2.300-5.800
-
MSI Creator Z17: USD 2.000-4.500 (lebih consumer-focused)
-
ASUS ProArt Studiobook: USD 2.200-5.500
Dell Precision 5690 pricing competitive dan justified dengan build quality, certification, dan support ecosystem.
Kelebihan Dell Precision 5690
Setelah review comprehensive, mari rangkum kelebihan utama:
1. Performa Workstation dalam Form Factor Compact:
Kemampuan menjalankan beban kerja profesional demanding dalam chassis tipis 20mm dan bobot 2,2kg adalah engineering feat impressive. Tidak perlu compromise antara portability dan power.
2. Build Quality dan Durability Premium:
Aluminium dan magnesium chassis dengan MIL-STD certification memberikan confidence untuk daily use bahkan dalam kondisi challenging. Hinge solid, keyboard excellent, dan construction presisi.
3. Display OLED dengan Akurasi Warna Exceptional:
Panel UHD+ OLED dengan 100% DCI-P3, contrast infinite, dan Delta E <2 adalah class-leading untuk profesional kreatif. Tidak ada backlight bleed atau IPS glow.
4. Port Selection Comprehensive:
Dua Thunderbolt 4, USB-C tambahan, USB-A, HDMI 2.1, audio jack, dan microSD memberikan connectivity untuk hampir semua peripheral modern dan legacy tanpa dongle excessive.
5. Sertifikasi ISV Extensive:
Testing dan optimization dengan software professional major seperti AutoCAD, SolidWorks, Adobe Suite memberikan peace of mind untuk stability dan compatibility.
6. Thermal Management Efektif:
Sistem pendingin vapor chamber maintain performance sustained tanpa throttling excessive bahkan pada beban maximum. Temperature controlled dan noise reasonable.
7. Security Features Comprehensive:
TPM 2.0, fingerprint reader, IR camera, privacy shutter, SafeBIOS, dan optional smart card reader memenuhi requirement security enterprise strict.
8. Keyboard dan Input Device Excellent:
Keyboard comfortable dengan travel cukup, tactile feedback good, dan numpad included. Touchpad precision dengan haptic feedback smooth dan accurate.
9. Dell Support dan Warranty:
ProSupport dengan next-day onsite service, extensive documentation, dan global service network memberikan assurance untuk business use critical.
10. WiFi 7 dan Connectivity Modern:
Futureproofing dengan WiFi 7 terbaru, Bluetooth 5.4, dan optional 5G memastikan connectivity cutting-edge untuk tahun-tahun mendatang.
11. Upgradability Decent:
Meski RAM soldered, dual M.2 slot untuk storage memberikan flexibility expand atau configure RAID sesuai kebutuhan.
12. Ecosystem dan Compatibility:
Kompatibilitas dengan docking station Thunderbolt, monitor professional, dan peripheral enterprise extensive. Tested dengan setup common di industry.
Kekurangan Dell Precision 5690
Tidak ada produk yang perfect. Berikut kekurangan yang perlu dipertimbangkan:
1. Harga Premium Significant:
Starting price USD 1.800+ dengan konfigurasi useful sekitar USD 3.000-4.000 adalah investment besar. Tidak terjangkau untuk freelancer atau small business dengan budget ketat.
2. RAM Soldered Non-Upgradeable:
LPDDR5x disolder ke motherboard tidak bisa diupgrade di masa depan. Salah pilih kapasitas saat pembelian berarti stuck atau harus ganti laptop.
3. Baterai Life Modest dengan OLED:
Panel OLED gorgeous tapi konsumsi power tinggi limit runtime ke 5-7 jam untuk usage normal. Professional yang sering mobile tanpa access ke power outlet bisa frustrated.
4. GPU Thermal Throttling pada Max Config:
RTX 5000 Ada dengan TGP 150W sulit sustain di chassis tipis ini. Thermal limit menyebabkan slight throttling pada sustained load dibanding desktop workstation atau laptop lebih tebal.
5. microSD bukan Full-Size SD:
Fotografer dengan kamera menggunakan SD card standard perlu adapter atau card reader external. microSD kurang common untuk kamera professional.
6. Single USB-A Port:
Hanya satu port USB-A bisa limiting jika punya banyak peripheral legacy yang perlu connected simultaneously tanpa hub.
7. Tidak Ada Ethernet Port:
Untuk network wired, perlu adapter atau docking station. Tidak convenient untuk environment yang require wired connection for security atau bandwidth.
8. Fan Noise Audible pada Load Berat:
Meski tidak excessive, fan noise 45-50 dB pada rendering atau workload intensive clearly audible dan bisa mengganggu dalam quiet environment.
9. Limited Configuration di Beberapa Region:
Tidak semua konfigurasi available di semua negara. Customer di luar US atau Europe kadang limited option atau harga lebih mahal.
10. Webcam Quality Hanya Adequate:
Meski 1080p, quality image tidak exceptional terutama di low light. Competitor seperti MacBook Pro punya webcam superior untuk video calling.
11. Kickstand atau 360 Hinge Tidak Tersedia:
Untuk presentation atau tablet mode, laptop ini limited ke clamshell traditional. Tidak ada versatility convertible 2-in-1.
12. Bezel Bottom Agak Tebal:
Meski bezel samping dan atas tipis, bezel bawah layar cukup tebal yang slight detract dari aesthetic modern.
13. Bloatware Dell Pre-installed:
Fresh install datang dengan beberapa software Dell yang tidak semua orang butuhkan. Perlu waktu untuk uninstall atau disable.
Meski ada kekurangan, mayoritas adalah trade-off dari design goals (thin and light workstation) atau limitation technology current. Untuk target audience dan use case intended, kelebihan significant outweigh kekurangan.
Tips Memaksimalkan Dell Precision 5690
Untuk mendapat value maksimum dari investment:
1. Pilih Konfigurasi yang Tepat Sejak Awal:
Karena RAM tidak upgradeable, pertimbangkan careful kebutuhan future. Jika budget allow, ambil 32GB minimum atau 64GB jika working dengan dataset besar atau multi-VM. Jangan penny-pinch di RAM karena akan regret later.
2. Invest di Docking Station Berkualitas:
Thunderbolt 4 dock seperti Dell WD22TB4, CalDigit TS4, atau Anker 777 memberikan single-cable solution untuk charging, multi-display, ethernet, dan peripheral. Productivity boost significant dengan proper desk setup.
3. Kalibrasi Display untuk Accurate Color:
Meski OLED pre-calibrated, lakukan kalibrasi dengan colorimeter seperti X-Rite i1Display Pro atau Datacolor SpyderX untuk accuracy maximum. Essential untuk professional photography atau design.
4. Optimize Dell Optimizer Settings:
Dell Optimizer adalah AI software yang belajar usage pattern dan optimize performance, battery, connectivity, dan audio. Aktifkan dan biarkan belajar beberapa minggu untuk results optimal.
5. Setup RAID jika Perlu Speed atau Redundancy:
Dengan dual M.2 slot, configure RAID 0 untuk speed maksimum (7000+ MB/s sequential) atau RAID 1 untuk data redundancy. Balance antara performance dan data security.
6. Gunakan External GPU untuk Workload Extreme:
Untuk rendering farm atau workload GPU-intensive extended, eGPU enclosure dengan desktop RTX 4090 via Thunderbolt 4 memberikan performance leap tanpa compromise portability saat mobile.
7. Maintain Battery Health:
Set battery charge limit ke 80% di BIOS jika laptop mostly plugged in. Ini memperpanjang battery life cycle signific. Lakukan full cycle (0-100%) sekali sebulan untuk kalibrasi.
8. Update Driver dan Firmware Regular:
Dell merilis update periodic untuk fix bug, improve performance, dan enhance security. Check Dell Support Assist atau website support untuk update latest.
9. Clean Air Vents Berkala:
Dust buildup di intake dan exhaust vent mengurangi cooling efficiency. Gunakan compressed air untuk blow out dust setiap 3-6 bulan tergantung environment.
10. Gunakan Cooling Pad untuk Workload Extended:
Saat rendering atau workload heavy extended, laptop cooling pad dengan fan tambahan membantu thermal management dan extend component lifespan.
11. Backup Data dengan Redundancy:
Setup automated backup ke cloud (OneDrive, Google Drive) dan external drive. Professional work memiliki value significant yang tidak tergantikan jika drive failure.
12. Customize Power Plan:
Create custom power plan di Windows untuk balance between performance dan battery sesuai workflow specific. Maximum performance saat plugged in, balanced saat battery.
13. Gunakan Windows Hello untuk Login Cepat:
Setup fingerprint dan face recognition untuk login instant tanpa type password. Productivity small boost yang adds up.
14. Organize Workflow dengan Multiple Virtual Desktop:
Windows 11 mendukung multiple virtual desktop. Organize applications by project atau task untuk reduce clutter dan improve focus.
15. Investasi di Accessories Quality:
Mouse professional seperti Logitech MX Master, keyboard external untuk desk setup, headphone noise-canceling untuk focus work – accessories memaksimalkan capability hardware.
Aksesori dan Perangkat Tambahan yang Direkomendasikan
Untuk melengkapi Dell Precision 5690:
Docking Station:
Dell Thunderbolt Dock WD22TB4 (Rp 5-7 juta): Dock resmi dengan 4 USB-A, 2 USB-C, ethernet gigabit, audio jack, 130W charging, dan support triple 4K display. Integration seamless dengan Windows.
CalDigit TS4 Thunderbolt 4 Dock (Rp 7-9 juta): Premium dock dengan 18 port termasuk DisplayPort 1.4, 2.5GbE ethernet, SD/microSD reader, 98W charging. Build quality exceptional.
Monitor Eksternal:
Dell UltraSharp U2723DE (Rp 7-9 juta): Monitor 27 inci QHD IPS dengan USB-C hub built-in, 65W power delivery, dan color accuracy tinggi. Perfect pair untuk Precision.
BenQ SW270C PhotoVue (Rp 9-12 juta): Monitor 27 inci IPS untuk photographer dengan hardware calibration, 99% Adobe RGB, shading hood, dan uniformity compensation.
LG UltraFine 5K2K 40WP95C (Rp 18-22 juta): Ultra-wide 40 inci 5K2K resolusi dengan Thunderbolt 4, 96W charging, dan screen real estate massive untuk productivity.
Mouse:
Logitech MX Master 3S (Rp 1,5-2 juta): Mouse wireless ergonomic dengan scroll wheel electromagnetic, 8000 DPI sensor, dan battery yang tahan berbulan-bulan. Perfect untuk CAD atau design work.
Keyboard:
Logitech MX Keys (Rp 1,8-2,5 juta): Keyboard wireless dengan key low-profile, smart backlight, dan pairing multi-device. Cocok pair dengan MX Master untuk consistent ecosystem.
Stylus:
Dell Premium Active Pen PN579X (Rp 1-1,5 juta): Stylus dengan 4096 level pressure, tilt support, dan button customizable. Perfect untuk OLED touchscreen.
Headset:
Sony WH-1000XM5 (Rp 5-6 juta): Headphone noise-canceling terbaik untuk focus work atau travel. Comfort exceptional untuk wearing extended.
Jabra Evolve2 65 (Rp 4-5 juta): Headset wireless professional dengan microphone berkualitas untuk video conferencing. Certified untuk Microsoft Teams dan Zoom.
Tas Laptop:
Targus Legend IQ Backpack (Rp 2-3 juta): Backpack dengan protection laptop hingga 16 inci, compartment organized, dan build durable.
Storage Eksternal:
Samsung T7 Shield 2TB (Rp 4-5 juta): SSD portable rugged dengan IP65 rating, speed hingga 1050 MB/s, dan compact. Perfect untuk backup atau project transfer.
Samsung 990 PRO 4TB (Rp 8-10 juta): SSD internal untuk upgrade atau expansion. PCIe Gen 4 dengan speed 7450 MB/s read.
Power Bank:
Anker 737 PowerBank 140W (Rp 2,5-3 juta): Power bank USB-C PD dengan 24.000mAh capacity dan 140W output. Bisa charge Precision 5690 di lapangan untuk extended battery life.
Screen Protector:
Tech Armor Matte Screen Protector (Rp 200-400 ribu): Protector anti-glare untuk protect layar OLED dari scratch dan reduce reflection.
Cleaning Kit:
Whoosh Screen Shine Kit (Rp 200-300 ribu): Cleaner dan microfiber cloth premium untuk maintain display dan chassis tetap pristine.
Perawatan dan Pemeliharaan
Untuk menjaga Precision 5690 dalam kondisi optimal:
Pembersihan Regular:
Eksterior: Gunakan microfiber cloth sedikit lembab untuk wipe chassis aluminium. Hindari chemical harsh atau abrasive cleaner yang bisa damage finishing. Untuk noda stubborn, gunakan isopropyl alcohol 70% pada cloth.
Layar: Gunakan cleaner specific untuk layar elektronik atau campuran distilled water dan isopropyl alcohol 50:50. Spray ke microfiber cloth, never directly ke layar. Wipe gentle dengan gerakan circular.
Keyboard: Gunakan compressed air untuk blow out debris dan dust dari sela key. Untuk spill, immediately turn off laptop dan clean dengan cloth lembab. Jangan gunakan excessive liquid.
Port: Inspect port USB-C dan Thunderbolt berkala untuk dust atau debris. Gunakan toothpick atau compressed air untuk clean. Kontaminan bisa menyebabkan connection issue.
Thermal Maintenance:
Interval: Setiap 12-18 bulan untuk usage moderate, 6-12 bulan untuk usage heavy dengan environment dusty.
Process: Buka bottom panel (memerlukan skill teknis), clean fan blade dan heatsink fin dengan compressed air dan brush soft, repaste thermal compound pada CPU dan GPU dengan compound quality seperti Arctic MX-5 atau Thermal Grizzly.
Warning: Thermal maintenance membuka seal dan void warranty jika tidak dilakukan authorized technician. Pertimbangkan bawa ke service center untuk professional cleaning.
Software Maintenance:
Windows Update: Enable automatic update untuk security patch dan driver update. Restart laptop weekly untuk apply update pending.
Driver Update: Check Dell website atau Dell Update utility monthly untuk driver, firmware, dan BIOS update. Update improve performance, fix bug, dan enhance security.
Disk Cleanup: Jalankan Disk Cleanup utility untuk remove temporary file, cache, dan junk yang accumulate. Lakukan monthly untuk free up space.
Defragmentation: SSD tidak perlu defrag manual, Windows handle TRIM automatically. Jangan defrag SSD karena reduce lifespan.
Antivirus: Gunakan Windows Defender built-in atau antivirus professional. Scan full system monthly untuk detect dan remove malware.
Storage Health:
Monitor SSD Health: Gunakan utility seperti CrystalDiskInfo untuk monitor SMART data SSD. Perhatikan wear level, temperature, dan error count. Replace SSD jika showing signs failure.
Backup Regular: Setup automated backup daily atau weekly tergantung kritisitas data. Gunakan 3-2-1 rule: 3 copies, 2 different media, 1 offsite.
Battery Care:
Charge Cycle: Hindari discharge complete ke 0% regularly. Ideal keep between 20-80% untuk daily use. Full cycle 0-100% sesekali untuk calibration.
Storage: Jika tidak digunakan extended (lebih dari sebulan), charge ke 50-60% dan store di tempat cool dan dry. Battery degradation faster jika stored full atau empty.
Replacement: Battery performance noticeably degraded setelah 500-800 cycle. Dell offer battery replacement service dengan genuine battery.
Physical Protection:
Sleeve atau Case: Gunakan protective sleeve saat transport untuk protect dari scratch dan minor impact.
Avoid Extreme Temperature: Jangan tinggalkan laptop di car panas atau environment dingin extreme. Operating temperature ideal 15-30°C.
Liquid Protection: Hindari makan atau minum di atas laptop. Spill adalah cause common keyboard dan motherboard damage.
Warranty dan Service:
Register Warranty: Daftarkan laptop di website Dell setelah pembelian untuk activate warranty dan access support.
ProSupport: Pertimbangkan upgrade ke ProSupport untuk priority phone support dan next-day onsite service. Valuable untuk business use.
Keep Receipt: Simpan proof of purchase untuk warranty claim. Beberapa warranty require receipt original.
Rekomendasi
Dell Precision 5690 adalah mobile workstation impressive yang berhasil mengemas performance tingkat desktop dalam form factor portable. Setelah review comprehensive, laptop ini membuktikan diri sebagai tool profesional capable untuk berbagai workflow demanding dari CAD hingga video editing.
Ringkasan Poin Utama:
Performance: Prosesor Intel Core Ultra 16-core dan GPU NVIDIA RTX Ada Generation memberikan horsepower cukup untuk aplikasi profesional paling demanding. Thermal management efektif maintain performance sustained tanpa throttling excessive.
Display: Panel OLED UHD+ opsional dengan 100% DCI-P3, contrast infinite, dan akurasi warna exceptional adalah class-leading untuk creative professional. Alternatif FHD+ IPS memberikan battery life lebih baik untuk yang tidak butuh color accuracy extreme.
Build Quality: Chassis aluminium dan magnesium dengan MIL-STD certification menjamin durability dan longevity. Keyboard excellent, touchpad precise, dan construction solid tanpa flex atau creak.
Portability: Ketebalan 20-22mm dan bobot 2,2kg membuat Precision 5690 among yang paling portable dalam kategori 16-inch workstation dengan GPU high-end. Easy transport untuk commute atau travel frequent.
Connectivity: Dual Thunderbolt 4, USB-C additional, USB-A, HDMI 2.1, dan WiFi 7 memberikan futureproof connectivity comprehensive. Port selection accommodate peripheral modern dan legacy.
Security: Feature security comprehensive termasuk TPM 2.0, biometric authentication, privacy shutter, dan optional smart card reader memenuhi requirement enterprise strict.
Value Proposition: Harga premium USD 2.000-7.000 tergantung konfigurasi justified dengan performance, build quality, certification ISV, dan support ecosystem Dell. Investasi worthwhile untuk professional yang depend pada tool reliable.
Rekomendasi Berdasarkan Use Case:
Highly Recommended For:
-
Arsitek dan engineer yang butuh workstation mobile untuk CAD/BIM
-
Creative professional (designer, photographer, videographer) yang prioritaskan color accuracy
-
Professional yang sering mobile dan butuh performance workstation on-the-go
-
Organization yang require security compliance dan support enterprise
-
Power user yang appreciate build quality premium dan longevity
Consider Alternative If:
-
Budget sangat terbatas (look at Precision 5000 series older atau Dell Latitude business laptop)
-
Gaming adalah priority (gaming laptop dengan GPU consumer lebih cost-effective)
-
Ecosystem Mac adalah preference (MacBook Pro M3 Max excellent alternative)
-
Battery life ekstrem adalah must-have (ultrabook seperti XPS 13 atau ThinkPad X1 Carbon)
-
Tidak butuh GPU professional (business laptop mainstream lebih murah)
Configuration Recommendation:
Budget-Conscious Professional (USD 2.500-3.000):
-
Core Ultra 7 165H
-
32GB RAM
-
512GB-1TB SSD
-
RTX 2000 Ada 8GB
-
FHD+ IPS display
Balanced Professional (USD 3.500-4.500):
-
Core Ultra 7 165H atau Ultra 9 185H
-
32GB-64GB RAM
-
1TB-2TB SSD
-
RTX 3000 Ada 8GB
-
UHD+ OLED Touch display
No-Compromise Professional (USD 5.500+):
-
Core Ultra 9 185H
-
64GB RAM
-
2TB-4TB SSD
-
RTX 5000 Ada 16GB
-
UHD+ OLED Touch display
-
5G modem, extended warranty, ProSupport
Tips Akhir:
Jangan skimp pada RAM karena non-upgradeable. 32GB adalah minimum recommended, 64GB ideal untuk futureproofing. Storage bisa upgraded later jadi tidak critical pilih maximum sekarang.
OLED display adalah game-changer untuk creative work tapi reduce battery life. Jika sering unplugged, FHD+ IPS bisa lebih practical.
Invest di docking station quality dan monitor external untuk desk setup optimal. Single-cable solution via Thunderbolt 4 transformasi laptop ke workstation complete.
Dell Precision 5690 bukan laptop termurah atau tercepat, tapi adalah tool professional well-rounded yang excel di portability, build quality, dan ecosystem support. Untuk professional serious yang butuh reliability, performance, dan longevity, ini adalah investment sound yang akan serve dengan baik untuk 4-5 tahun minimal.
Interogator Blog teknologi gadget canggih terbaru

